Pertemuan Sekjen Koalisi Jokowi-Ma'ruf Tak Bahas Reshuffle Kabinet

Senin, 13 Juli 2020 - 07:57 WIB
loading...
Pertemuan Sekjen Koalisi...
Seluruh sekjen partai politik pengusung dan pendukung pemerintahan Jokowi-KH Maruf Amin tadi malam (12/7/2020) menggelar pertemuan tertutup di sebuah tempat di Jakarta. FOTO/FACEBOOK/VERRY SURYA HENDRAWAN
A A A
JAKARTA - Seluruh Sekretaris Jenderal (Sekjen) partai politik pengusung dan pendukung pemerintahan Jokowi-KH Ma'ruf Amin tadi malam (12/7/2020) telah menggelar pertemuan tertutup di sebuah tempat di Jakarta. Pertemuan itu sempat diabadikan oleh Sekjen DPN PKPI, Verry Surya Hendrawan dalam akun Facebook pribadinya dan juga disampaikan kepada SINDOnews.

"Diskusi ringan saja. Umumnya tentang kolaborasi Pilkada dan nostalgia saat kampanye," kata Verry saat dikonfirmasi SINDOnews, Senin (13/7/2020).

Sementara itu, Sekjen DPP Partai Hanura, I Gede Pasek Suardika menyatakan, tak ada pembahasan khusus dalam pertemuan tersebut, termasuk isu mengenai reshuffle kabinet . Pasek hanya mengatakan, pertemuan sempat membahas virus COVID-19.(Baca juga: Peluang AHY Masuk Kabinet Dinilai Terganjal Kisah SBY-Mega 2004 )

"Tidak (ada bahas reshuffle). Hanya bagaimana bisa memberikan masukan, mengawal kebijakan, khususnya dalam kondisi COVID-19 yang sulit diprediksi ini," kata Pasek saat dihubungi terpisah.

Senada dengan Pasek, Sekjen DPP PPP, Arsul Sani mengatakan, pertemuan yang dihadiri para sekjen koalisi dan perwakilan partai hanya silaturahmi biasa. Tak ada pembahasan tentang reshuffle kabinet yang lagi menjadi perbincangan publik.

"Wong pertemuan makan-makan doang kok. Mas Hasto (Sekjen DPP PDIP) ulang tahun, gak ada urusannya apa-apa," ujar Arsul.(Baca juga: Direshuffle Jokowi, Erick Thohir: Saya Siap! )

Ia menegaskan tak ada pembahasan soal reshuffle kabinet maupun penanganan COVID-19. Khusus reshuffle, menurutnya, kewenangan Presiden Jokowi yang jika dibahas akan dilakukan oleh ketua umum partai. "Enggak ada, reshuffle kok dibahas oleh sekjen. Itu ulang tahun Mas Hasto saja. Gak ada dibahas ini-itu," kata Wakil Ketua MPR itu.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China V+Short Gentle Torment of Love, Simak Dulu Sinopsisnya!
Berita Terkini
Bupati Langkat Syah...
Bupati Langkat Syah Afandin Tiba di KPK usai Kena OTT
Gus Ipul Dukung Usulan...
Gus Ipul Dukung Usulan Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan: Pejuang Bahasa Indonesia
KPK terkait OTT Bupati...
KPK terkait OTT Bupati Langkat: Suap Proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim
3 Pejabat Bea Cukai...
3 Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp63,5 Miliar Terkait Kasus Impor Barang
Petisi Ahli Tampung...
Petisi Ahli Tampung Seluruh Masukan Organisasi Hukum Terkait RUU Advokat
PAN Tak Beri Bantuan...
PAN Tak Beri Bantuan Hukum ke Bupati Langkat yang Kena OTT KPK, Viva Yoga: Tanggung Jawab Pribadi
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved