Dinilai Mampu Tingkatkan Ekonomi, Airlangga Capres Idola Masyarakat
Jum'at, 16 Desember 2022 - 19:00 WIB
loading...
A
A
A
"Alasan utama responden memilih Airlangga Hartarto, karena Indonesia butuh keberlanjutan pembangunan yang sudah dijalankan pemerintahan Jokowi. Kemudian, perbaikan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat untuk mengurangi angka kemiskinan akibat dampak pandemi Covid-19 yang diperkirakan tetap memengaruhi kinerja ekonomi nasional di 2024, serta dampak krisis global tahun 2023 yang akan berdampak juga ke perekonomian nasional," katanya.
Menanggapi hasil survei LSI yang memunculkan Airlangga Hartarto sebagai capres terkuat, pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia (AIA) Ujang Komaruddin mengatakan, naiknya elektabilitas Airlangga tak lepas dari kerja kerasnya sebagai Menko Perekonomian dan tim suksesnya. Namun Ujang mengingatkan, meski Airlangga menang di survei LSI, timses Golkar harus tetap bekerja lebih keras lagi.
"Soal survei lain yang memunculkan tokoh lain, tapi bukan berarti Airlangga tidak kuat, justru survei LSI ini memberikan bukti Airlangga masih kuat sebagai capres pilihan masyarakat," kata Ujang.
Menurut dia, adanya survei LSI yang menaikkan elektabilitas Airlangga, maka bisa menjadi nilai positif bagi Partai Golkar untuk tetap konsisten memenangkan ketua umumnya itu sebagai Capres 2024. "Golkar harus terus konsisten untuk memenangkan Airlangga sebagai Capres 2024," ucapnya.
Selain itu, kata dia, adanya dukungan masyarakat merupakan modal Airlangga maju bersama KIB untuk menang di Pilpres 2024.
Sementara pengamat politik dari Universitas Mulawarman Kalimantan Timur Sonny Sudiar menilai, sekalipun Airlangga dalam survei LSI menjadi tokoh yang memiliki elektabilitas tertinggi, tapi masih harus dilengkapi dengan dukungan Koalisi Indonesia Bersatu (Golkar, PAN, PPP). "Harus ada dukungan dari KIB untuk tetap solid mengusung capresnya dari internal KIB," katanya.
Menanggapi hasil survei LSI yang memunculkan Airlangga Hartarto sebagai capres terkuat, pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia (AIA) Ujang Komaruddin mengatakan, naiknya elektabilitas Airlangga tak lepas dari kerja kerasnya sebagai Menko Perekonomian dan tim suksesnya. Namun Ujang mengingatkan, meski Airlangga menang di survei LSI, timses Golkar harus tetap bekerja lebih keras lagi.
"Soal survei lain yang memunculkan tokoh lain, tapi bukan berarti Airlangga tidak kuat, justru survei LSI ini memberikan bukti Airlangga masih kuat sebagai capres pilihan masyarakat," kata Ujang.
Menurut dia, adanya survei LSI yang menaikkan elektabilitas Airlangga, maka bisa menjadi nilai positif bagi Partai Golkar untuk tetap konsisten memenangkan ketua umumnya itu sebagai Capres 2024. "Golkar harus terus konsisten untuk memenangkan Airlangga sebagai Capres 2024," ucapnya.
Selain itu, kata dia, adanya dukungan masyarakat merupakan modal Airlangga maju bersama KIB untuk menang di Pilpres 2024.
Sementara pengamat politik dari Universitas Mulawarman Kalimantan Timur Sonny Sudiar menilai, sekalipun Airlangga dalam survei LSI menjadi tokoh yang memiliki elektabilitas tertinggi, tapi masih harus dilengkapi dengan dukungan Koalisi Indonesia Bersatu (Golkar, PAN, PPP). "Harus ada dukungan dari KIB untuk tetap solid mengusung capresnya dari internal KIB," katanya.
(abd)
Lihat Juga :