Waketum MUI Minta Dubes AS Hormati Nilai Luhur Bangsa Indonesia

Rabu, 07 Desember 2022 - 11:11 WIB
loading...
Waketum MUI Minta Dubes...
Waketum MUI Anwar Abbas meminta Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Yong Kim menghormati nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Waketum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas merespons kritikan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Yong Kim terhadap pasal yang melarang kumpul kebo dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Pernyataan ini menurutnya jelas-jelas sangat tendensius dan bernada mengancam karena dalam pernyataan tersebut terlihat pemerintah AS ingin memaksa dan mendesak bangsa Indonesia agar menoleransi praktik LGBT dan kumpul kebo. Dia menilai, jika pemerintah Indonesia tidak mau mengikuti sikap dan pandangan tersebut maka AS tidak akan berinvestasi di indonesia.

"Sikap dan pandangan dari pemerintah AS yang seperti ini jelas-jelas sangat kita sesalkan karena mencerminkan sikap yang kurang bersahabat dan tidak menghormati bangsa Indonesia sebagai bangsa yang merdeka, berdaulat, beragama dan berbudaya,"kata Anwar Abbas, Rabu (7/12/2022).

Baca juga: Sentil Inkonsistensi Sikap PKS, Menkumham: Pembahasan RKUHP Ada Catatannya

Oleh karena itu jika Amerika Serikat tetap memaksakan sikap dan pandangannya terhadap kumpul kebo dan LGBT. Maka Indonesia lebih baik untuk menolak berbagai investasi dan bantuan dari pemerintah liberal tersebut. "Maka dengan meminjam kata-kata Bung Karno kita perlu menyatakan GO TO HELL WITH YOUR AID AND INVESTATION,"ujar dia.

Baca juga: Dubes AS Kritisi Larangan LGBT di KUHP, KH Cholil Nafis: Ini Intervensi Kedaulatan

Dia menyebut Indonesia sebagai bangsa yang berfalsafahkan Pancasila dan berhukum dasar dengan UUD 1945 tidak hanya ingin menjadi bangsa yang maju secara material. Tetapi juga supaya bisa menjadi bangsa yang berakhlak dan berbudaya.

"Untuk itu kita meminta pemerintah AS agar menghormati nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi oleh bangsa Indonesia karena kita sebagai bangsa ingin hidup dengan jati diri kita sendiri bukan dengan jati diri orang dan atau bangsa lain,"tuturnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MUI Minta Presiden Prabowo...
MUI Minta Presiden Prabowo Selamatkan 5 WNI yang Ditangkap Israel
MUI Minta Komdigi Blokir...
MUI Minta Komdigi Blokir dan Perketat Pengawasan Akses Platform Judi Online
MUI dan FORKOPI Sepakat...
MUI dan FORKOPI Sepakat Perkuat Ekonomi Kerakyatan melalui Koperasi Syariah
MUI Minta Polemik Pernyataan...
MUI Minta Polemik Pernyataan JK Dihentikan demi Menjaga Kerukunan Bangsa
MUI Serukan Stop Perang,...
MUI Serukan Stop Perang, Desak AS-Israel Akhiri Konflik
MUI Kecam Keras Aturan...
MUI Kecam Keras Aturan Israel Hukum Mati Tahanan Palestina, Serukan PBB hingga OKI Turun Tangan
MUI Ajak Umat Islam...
MUI Ajak Umat Islam Jadikan Iduladha Momentum Perkuat Persatuan dan Tingkatkan Kepedulian
Bukan Lagi Negara Adikuasa,...
Bukan Lagi Negara Adikuasa, 250 Diplomat AS Dipecat
Beda Fatwa dengan MUI...
Beda Fatwa dengan MUI Soal Dam Haji, Kemenhaj: Bukan Paksakan, Tapi Sediakan Keleluasaan Fiqh Haji
Rekomendasi
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Ferrari Dicemooh, BMW...
Ferrari Dicemooh, BMW Dipuja: Menguak Rahasia Sangar M Concept Neue Klasse!
Berita Terkini
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved