BNPB Bidik 3 Wilayah untuk Relokasi Rumah Warga Terdampak Gempa Cianjur
Senin, 28 November 2022 - 18:53 WIB
loading...
Puing-puing rumah warga yang hancur akibat gempa di Cianjur masih berserakan. BPNP dan pemerintah berencana merelokasi rumah warga yang rusak. Foto: KORAN SINDO/Astra Bonardo
A
A
A
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan ada tiga wilayah yang menjadi calon lokasi untuk memindahkan rumah-rumah warga yang rusak akibat gempa Cianjur , Jawa Barat. Ketiga lokasi dinilai memiliki risiko lebih kecil terhadap gempa bumi.
“Sudah tersedia calon tiga wilayah relokasi yang saat ini kita tunggu assessment-nya dari BMKG dan Badan Geologi, yang pasti khusus untuk Cianjur kalau kita mencari daerah yang benar-benar tidak rawan gempa itu mungkin tidak ada,” ungkap Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari saat konferensi pers secara virtual, Senin (28/11/2022).
Baca juga: Update Korban Gempa Cianjur, 321 Meninggal Dunia dan 11 Hilang
Aam sapaan akrabnya mengatakan lokasi yang dipilih sedikit potensi gempa. “Jadi kita akan memilih lokasi yang paling sedikit potensi risikonya dari kawasan yang ada saat ini. Kemudian struktur bangunan lainnya yang kita buat dan kita pastikan itu tahan gempa, prinsip demikian,” kata dia.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Cianjur Herman Suherman melaporkan tiga wilayah yang akan menjadi tempat relokasi rumah-rumah warga yang rusak. Wilayah pertama yakni di Kecamatan Cilaku seluas 2,5 hektare. Kemudian di Kecamatan Mande seluas 4 hektare, dan di Kecamatan Pacet seluas 10 hektare.
“Sudah tersedia calon tiga wilayah relokasi yang saat ini kita tunggu assessment-nya dari BMKG dan Badan Geologi, yang pasti khusus untuk Cianjur kalau kita mencari daerah yang benar-benar tidak rawan gempa itu mungkin tidak ada,” ungkap Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari saat konferensi pers secara virtual, Senin (28/11/2022).
Baca juga: Update Korban Gempa Cianjur, 321 Meninggal Dunia dan 11 Hilang
Aam sapaan akrabnya mengatakan lokasi yang dipilih sedikit potensi gempa. “Jadi kita akan memilih lokasi yang paling sedikit potensi risikonya dari kawasan yang ada saat ini. Kemudian struktur bangunan lainnya yang kita buat dan kita pastikan itu tahan gempa, prinsip demikian,” kata dia.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Cianjur Herman Suherman melaporkan tiga wilayah yang akan menjadi tempat relokasi rumah-rumah warga yang rusak. Wilayah pertama yakni di Kecamatan Cilaku seluas 2,5 hektare. Kemudian di Kecamatan Mande seluas 4 hektare, dan di Kecamatan Pacet seluas 10 hektare.
Lihat Juga :