Vaksinasi Booster Dosis Kedua Dinilai Penting untuk Lindungi Lansia

Jum'at, 25 November 2022 - 19:23 WIB
loading...
Vaksinasi Booster Dosis Kedua Dinilai Penting untuk Lindungi Lansia
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima vaksinasi Covid-19 penguat atau booster kedua di Istana Kepresidenan, Bogor, Kamis (24/11/2022). Foto/BPMI Setpres
A A A
JAKARTA - Pemerintah mulai memberikan vaksin booster dosis kedua. Vaksinasi ini penting untuk melindungi kelompok masyarakat berisiko tinggi seperti lanjut usia (lansia), penderita komorbid, dan tenaga kesehatan.

Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo menuturkan, data statistik menunjukkan masih banyak masyarakat yang meninggal karena Covid-19. Angka lansia yang harus dirawat di rumah sakit karena Covid-19 pun masih tinggi. Kemudian, tenaga kesehatan juga berisiko tinggi karena setiap saat kontak langsung dengan pasien di rumah sakit.

Karena itu, keputusan pemerintah memberikan vaksin booster dosis kedua sudah tepat, terutama untuk kelompok rentan. Diharapkan, korban meninggal dan yang dirawat bisa terus berkurang, penularan virus Covid-19 bisa semakin dicegah.



"Kami mendukung karena lansia, termasuk juga sejawat kita yang bekerja di rumah sakit lebih rentan dan berisiko tinggi. Saya rasa sudah tepat dan wajar pemerintah mengambil kebijakan itu, dalam rangka melindungi dan mengurangi potensi peningkatan hospitality rate," ujar Rahmad Handoyo, Jumat (25/11/2022).

Untuk diketahui, penyelenggaraan vaksin booster dosis kedua berdasarkan Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/5565/2022 tentang Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster ke-2 bagi Kelompok Lanjut Usia. Booster dosis kedua menggunakan IndoVac, vaksin Covid-19 produksi dalam negeri.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mendapatkan vaksin booster dosis kedua di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, pada Kamis, 24 November 2022. Jokowi mengajak semua elemen masyarakat untuk melakukan vaksinasi Covid-19 secara lengkap.

Baca juga: 1.330 Dosis Vaksin IndoVac Dikirim ke 9 Kabupaten Kota di Bali, Lansia Jadi Target

Indonesia saat ini sudah menyuntikkan 205 juta dosis vaksin pertama, 172 juta dosis vaksin kedua, 66 juta dosis vaksin penguat pertama, dan 730.000 dosis vaksin penguat kedua. "Kenapa kita memerlukan booster? Agar imunitas kita terjaga dan dapat memutus penularan Covid-19 dari orang ke orang. Ini yang paling penting," ujar Jokowi.
(abd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1313 seconds (10.177#12.26)