BMKG Catat 161 Kali Gempa Susulan di Cianjur, Frekuensi Semakin Jarang
Rabu, 23 November 2022 - 09:36 WIB
loading...
Warga melintas di depan rumahnya yang rusak akibat gempa di Desa Cibeureum, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022). Foto/Antara
A
A
A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) Daryono melaporkan hingga pukul 07.00 WIB, Rabu (23/11/2022) terjadi 161 kali gempa susulan setelah gempa utama bermagnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 9 kali gempa yang dirasakan.
“Gempa susulan sampai dengan 23 November 2022 pukul 07.00 WIB terjadi 161 gempa (tidak ada gempa susulan sejak pukul 05.24 WIB). Magnitudo terbesar M4.2 dan Magnitudo terkecil M1.2,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono dikutip dari laman media sosial pribadinya, Rabu (23/11/2022).
Daryono mengungkapkan bahwa aktivitas gempa susulan (aftershocks) mulai jarang terjadi. “Frekuensi gempa susulan per periode 6 jam makin jarang terjadi. Semoga segera aman kembali,” tuturnya.
Baca juga: Deretan Gempa Bumi di Indonesia Sepanjang Tahun 2022
“Gempa susulan sampai dengan 23 November 2022 pukul 07.00 WIB terjadi 161 gempa (tidak ada gempa susulan sejak pukul 05.24 WIB). Magnitudo terbesar M4.2 dan Magnitudo terkecil M1.2,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono dikutip dari laman media sosial pribadinya, Rabu (23/11/2022).
Daryono mengungkapkan bahwa aktivitas gempa susulan (aftershocks) mulai jarang terjadi. “Frekuensi gempa susulan per periode 6 jam makin jarang terjadi. Semoga segera aman kembali,” tuturnya.
Baca juga: Deretan Gempa Bumi di Indonesia Sepanjang Tahun 2022
Lihat Juga :