Demokrat dan PKS Ngotot Cawapres, Rencana Koalisi Bisa Bubar di Tengah Jalan

Selasa, 01 November 2022 - 06:00 WIB
loading...
Demokrat dan PKS Ngotot...
Rencana koalisi Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diprediksi bisa bubar di tengah jalan. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Rencana koalisi Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diprediksi bisa bubar di tengah jalan. Hal itu jika PKS dan Demokrat saling ngotot mengajukan tokoh masing-masing sebagai calon wakil presiden ( cawapres ) pendamping Anies Baswedan di Pilpres 2024.

Diketahui, Demokrat mengajukan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sedangkan PKS mencalonkan Ahmad Heryawan (Aher). “Jika Demokrat dan PKS keukeuh pasang cawapres dari kadernya, kemungkinan koalisi yang coba dibangun akan bubar di tengah jalan,” kata Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis Fadhli Harahab, Selasa (1/11/2022).

Dia mengingatkan bahwa sejak awal Nasdem sudah menegaskan untuk mengusung calon nonpartai jika mau berkoalisi. Menurut dia, syarat tersebut ditujukan untuk Demokrat dan PKS.

Baca juga: Koalisi Nasdem, Demokrat, dan PKS Dinilai Sulit Terwujud



“Ajukan AHY dan Aher oleh Demokrat dan PKS sebagai bargaining position atau posisi tawar, karena kedua parpol ini cukup memiliki kekuatan di kancah politik nasional. Bisa jadi kedua parpol ini juga membuka pintu koalisi dengan parpol lain jika platform yang dibangun sama,” tuturnya.

Dia melihat koalisi yang coba didirikan Nasdem, PKS, dan Demokrat belum sepenuh terbangun. “Jika PKS dan Demokrat menawarkan kadernya jadi cawapres. Bisa bubar di tengah jalan itu konsolidasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Peneliti Indikator Politik Indonesia Bawono Kumoro mengakui bahwa penentuan siapa yang menjadi cawapres pendamping Anies Baswedan menjadi ganjalan komunikasi dari Nasdem, PKS, dan Demokrat untuk mewujudkan sebuah koalisi pilpres.

Baca: AHY dan Ahmad Heryawan Dinilai Tak Bisa Menambah Elektabilitas Anies

“Karena tentu saja ada keinginan dari masing-masing partai politik untuk mengajukan kader mereka sebagai pendamping bagi Anies Baswedan termasuk keinginan Partai Demokrat untuk mengedepankan AHY dan PKS mengedepankan Aher,” tuturnya.

Menurut dia, cawapres pendamping Anies Baswedan harus figur yang memiliki potensi elektoral baik terutama di kantong-kantong suara besar seperti di Jawa Tengah dan Jawa Timur. “Karena merujuk hasil survei sejumlah lembaga elektoral Anies Baswedan diketahui lemah di dua provinsi besar tersebut, padahal pemilih di dua provinsi tersebut sangat besar dan juga menentukan perolehan suara,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
PKS Perkuat Fundamental...
PKS Perkuat Fundamental Bangsa di Tengah Dinamika Global dan Nasional
Puncak Milad ke-24 PKS:...
Puncak Milad ke-24 PKS: Ruang Dialog Ketahanan Ekonomi, Pangan, dan Energi
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Partai Demokrat Ancam...
Partai Demokrat Ancam Gugat Trump Terkait Perang Iran
Perkuat Akar Rumput,...
Perkuat Akar Rumput, BMI Demokrat Gelar Muscab dan Pelantikan Serentak se-Tegal Raya
Rekomendasi
KPR Rumah Subsidi Bisa...
KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Berita Terkini
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved