Ganjar Luncurkan Kredit Gerakan Pemuda dan Bima Mobile Bank Jateng untuk Mudahkan Masyarakat
Jum'at, 28 Oktober 2022 - 16:30 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan itu Ganjar sempat berdialog dengan dua pedagang di Pasar Induk Wonosobo. Keduanya merupakan pedagang yang pernah dan sedang mengambil kredit di Bank Jateng untuk tambahan modal usaha.
![Ganjar Luncurkan Kredit Gerakan Pemuda dan Bima Mobile Bank Jateng untuk Mudahkan Masyarakat]()
Pertama adalah Karnawati, penjual nasi di pasar itu pernah meminjam ke Bank Jateng sebesar Rp100 juta dan lunas dalam kurun waktu dua tahun. Omzetnya saat ini sudah mencapai Rp2 juta per hari.
Kedua adalah pedagang gula merah bernama Qowiyah. Ia meminjam ke Bank Jateng sebesar Rp225 juta untuk modal usaha. Kreditnya itu saat ini masih jalan dan usahanya perlahan mulai berkembang.
Ganjar juga sempat menyinggung mengenai sejarah Pasar Induk Wonosobo yang merupakan hasil perjuangan panjang. Selama proses pembangunan banyak ditemukan kendala, mulai pedagang yang tidak kompak sampai kontraktor yang bermasalah.
Namun setelah pendampingan yang dilakukan oleh Pemprov Jateng akhirnya pasar itu sekarang sudah menjadi tepat berdagang yang bersih dan nyaman.
"Jadi pasar ini pasar dengan sejarah perjuangan yang panjang dan hari ini hasilnya bagus. Mudah-mudahan pedagang bisa menikmati, rukun, terus kemudian berdoa agar rezeki dari pasar ini melimpah dan barokah," katanya.

Pertama adalah Karnawati, penjual nasi di pasar itu pernah meminjam ke Bank Jateng sebesar Rp100 juta dan lunas dalam kurun waktu dua tahun. Omzetnya saat ini sudah mencapai Rp2 juta per hari.
Kedua adalah pedagang gula merah bernama Qowiyah. Ia meminjam ke Bank Jateng sebesar Rp225 juta untuk modal usaha. Kreditnya itu saat ini masih jalan dan usahanya perlahan mulai berkembang.
Ganjar juga sempat menyinggung mengenai sejarah Pasar Induk Wonosobo yang merupakan hasil perjuangan panjang. Selama proses pembangunan banyak ditemukan kendala, mulai pedagang yang tidak kompak sampai kontraktor yang bermasalah.
Namun setelah pendampingan yang dilakukan oleh Pemprov Jateng akhirnya pasar itu sekarang sudah menjadi tepat berdagang yang bersih dan nyaman.
"Jadi pasar ini pasar dengan sejarah perjuangan yang panjang dan hari ini hasilnya bagus. Mudah-mudahan pedagang bisa menikmati, rukun, terus kemudian berdoa agar rezeki dari pasar ini melimpah dan barokah," katanya.
Lihat Juga :