Keren, Ini Kelebihan Senapan Pindad SS1 Senjata Serbu Andalan Paspampres

Rabu, 19 Oktober 2022 - 05:25 WIB
loading...
Keren, Ini Kelebihan...
Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) melakukan latihan pengamanan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pindad SS1 merupakan salah satu senjata serbu andalan Pasukan Pengamanan Presiden ( Paspampres ). Senjata buatan industri dalam negeri (Inhan) PT Pindad ini memiliki akurasi yang baik dan ketahanan di medan peperangan. Hal ini sesuai dengan kebutuhan pertahanan dan keamanan sehingga yang sangat mendukung tugas Paspampres dalam menjalankan tugasnya.

Seperti diketahui, Paspampres merupakan salah satu dari Badan Pelaksana Pusat TNI yang terdiri dari prajurit-prajurit pilihan dari berbagai cabang kesatuan khusus dan pasukan elite TNI seperti Kostrad, Kopassus, Raider, Marinir, Kopaska, Kopasgat, Denjaka, dan Polisi Militer.

Baca juga: Luncurkan 4 Senjata Baru, Pindad Kian Diakui Dunia

Sebagai satuan pengamanan, Paspampres memiliki tugas pokok melaksanakan pengamanan fisik langsung jarak dekat setiap saat dan dimanapun berada kepada Presiden RI, Wakil Presiden RI, dan tamu negara setingkat Kepala Negara atau Kepala Pemerintahan beserta keluarganya, serta tugas protokoler khusus pada upacara-upacara kenegaraan yang dilakukan baik di lingkungan Istana Kepresidenan maupun di luar lingkungan Istana Kepresidenan dalam rangka mendukung tugas pokok TNI.

Untuk mendukung tugas pengamanan, Paspampres dibekali senjata serbu yang canggih dan modern. Berdasarkan situs resmi PT Pindad, berikut ini detail dan fitur SS1:

1. SS1-M1 Kal. 5.56 mm

Keren, Ini Kelebihan Senapan Pindad SS1 Senjata Serbu Andalan Paspampres


SS1-M1 dibuat secara khusus untuk memenuhi kebutuhan satuan Marinir di kalangan TNI-AL. Untuk itu, pengembangan dilakukan dengan memberikan coating khusus yang membuat sebuah senjata SS1-M1 tahan terhadap karat sehingga dapat dioperasikan secara penuh di wilayah laut dan perairan. Istilah M sendiri berangkat dari kata Marinized.

2. SS1-V1 Kal. 5,56 mm

Keren, Ini Kelebihan Senapan Pindad SS1 Senjata Serbu Andalan Paspampres


Merupakan senapan serbu pertama yang diadopsi langsung dari FN FNC. Senapan ini memiliki berat kosong 4.02 Kg dan berat isi 4.38 Kg. Dengan munisi 5.56 x 45 mm standar NATO dan panjang laras 449 mm, SS-1 V1 dapat menembak dengan sangat akurat sampai dengan jarak 400 meter. Mobilitas dalam penggunaan SS1 dapat semakin mudah dengan popor yang dapat dilipat.

3. SS1-V2 Kal. 5,56 mm

Keren, Ini Kelebihan Senapan Pindad SS1 Senjata Serbu Andalan Paspampres


Merupakan senapan serbu pengembangan dari SS1-V1 yang diadopsi langsung dari FN FNC. Perbedaan terletak dari segi berat di mana senapan ini memiliki berat kosong 3.93 Kg dan berat isi 4.29 Kg, lebih ringan dari versi sebelumnya serta panjang laras yang dipangkas menjadi 363 mm. Untuk munisi, tetap menggunakan kaliber 5.56 x 45 mm standar NATO.

4. SS1-V5 Kal. 5.56 mm

Keren, Ini Kelebihan Senapan Pindad SS1 Senjata Serbu Andalan Paspampres


Merupakan varian SS1 berjenis carbine yang dirancang untuk pertempuran jarak dekat seperti pertempuran kota yang memerlukan mobilitas tinggi serta akurasi jarak dekat yang baik. Oleh karena itu, SS1-V5 di desain dengan berat yang lebih ringan, hanya 3.73 kg dalam keadaan terisi, laras yang lebih pendek, 252 mm, serta dimensi yang lebih ringkas.

5. SS1-R5 Kal. 5.56 mm

Keren, Ini Kelebihan Senapan Pindad SS1 Senjata Serbu Andalan Paspampres


Merupakan varian SS1 berjenis carbine yang dirancang untuk pertempuran jarak dekat seperti pertempuran kota yang memerlukan mobilitas tinggi serta akurasi jarak dekat yang baik. Oleh karena itu, SS1-V5 di desain dengan berat yang lebih ringan, hanya 3.73 kg dalam keadaan terisi, laras yang lebih pendek, 252 mm, serta dimensi yang lebih ringkas.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Senapan Tentara Arab...
Senapan Tentara Arab Saudi Bakal Diproduksi PT Pindad, Prabowo: Senjata Kita Teruji
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
Prabowo Minta Pindad...
Prabowo Minta Pindad Buat Mobil Khusus Presiden untuk Sapa Warga
Momen Mengharukan Prabowo...
Momen Mengharukan Prabowo Peluk dan Cium Putra Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Upacara Paspampres Digelar Rutin Mingguan, Ini Tujuannya
Aksi Koboi LB Moerdani...
Aksi Koboi LB Moerdani Selundupkan Ratusan Senjata untuk Bantu Afghanistan Lawan Uni Soviet
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Pindad Diminta Bikin...
Pindad Diminta Bikin Mobil Berkaca Khusus Presiden, Mungkinkah Ranops Inovasi Prabowo?
Rekomendasi
Tak Oper ke Haaland...
Tak Oper ke Haaland yang Berdiri Bebas, Sorloth Dituding Jadi Penyebab Norwegia Kalah
Aneh tapi Nyata, Gunung...
Aneh tapi Nyata, Gunung Berapi Ini Muntahkan Emas Setiap Hari
Usai Gugat Hak Asuh...
Usai Gugat Hak Asuh Anak, Pertemuan Ruben Onsu dan Sarwendah Mendadak Dibatalkan
Berita Terkini
Mengapa Orang Baik Memilih...
Mengapa Orang Baik Memilih Diam?
Langkah Menhut Dinilai...
Langkah Menhut Dinilai Berhasil Pulihkan Kepercayaan Investor Perdagangan Karbon
Kejagung Pelajari Alat...
Kejagung Pelajari Alat Bukti Kasus Febrie Adriansyah dari Polri
MAKI Sebut Pelimpahan...
MAKI Sebut Pelimpahan Penanganan Perkara Febrie Ardiansyah Tabrak KUHAP Baru
Lantik Pengurus Golkar...
Lantik Pengurus Golkar Aceh, Bahlil Instruksikan Konsolidasi dan Tambah Kursi Legislatif
Belum Ditahan, di Mana...
Belum Ditahan, di Mana Febrie Adriansyah usai Jadi Tersangka Korupsi?
Infografis
Kehebatan Rudal Sijjil,...
Kehebatan Rudal Sijjil, Senjata Andalan Iran Hancurkan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved