Kemnaker Salurkan Bantuan Program Refocusing COVID-19 di Mojokerto
Minggu, 05 Juli 2020 - 19:53 WIB
loading...
Kementerian Ketenagakerjaan memberikan bantuan kepada sejumlah pesantren, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan masyarakat umum di Mojokerto, Jawa Timur.
A
A
A
MOJOKERTO - Kementerian Ketenagakerjaan memberikan bantuan kepada sejumlah pesantren, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan masyarakat umum di Mojokerto, Jawa Timur.
"Bantuan ini merupakan bagian dari refocusing program dan kegiatan Kemnaker dalam menanggulangi dampak pandemi COVID-19," kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah di Mojokerto, Sabtu (4/7/2020) kemarin petang.
Bantuan yang diberikan berupa program BLK Komunitas untuk 10 pesantren, paket kegiatan padat karya, paket Tugas Pembantuan kepada Disnaker Mojokerto, bantuan alat pencegahan Covid-19 untuk 26 pesantren, paket kegiatan Tenaga Kerja Mandiri, dan bantuan inkubasi bisnis kepada 250 wirausahawan di Mojokerto.
Menaker menambahkan, Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan seluruh Kementerian/Lembaga agar program dan kegiatan difokuskan untuk menangangani dampak pandemi COVID-19. Untuk itu, Menaker menginginkan pekerja yang terdampak COVID-19, baik di-PHK atau dirumahkan, dilibatkan dalam pelaksanaan kegiatan.
"Seluruh program yang ada di Kemnaker kami orientasikan untuk membantu teman-teman yang ter-PHK, yang dirumahkan," kata Menaker Ida.
Menaker Ida mengatakan, saat pandemi COVID-19 ini yang ditangani pemerintah bukan kesehatan saja namun juga sektor-sektor yang lain. Pemerintah juga melakukan pemulihan ekonomi masyarakat serta memastikan masyarakat mendapatkan social safety net.
Khusus untuk program BLK Komunitas, Menaker Ida berujar bahwa program ini ditujukan untuk mempercepat peningkatan kompetensi SDM. Program ini menyasar komunitas-komunitas masyarakat, salah satunya lembaga pendidikan keagamaan seperti pesantren.
"Bantuan ini merupakan bagian dari refocusing program dan kegiatan Kemnaker dalam menanggulangi dampak pandemi COVID-19," kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah di Mojokerto, Sabtu (4/7/2020) kemarin petang.
Bantuan yang diberikan berupa program BLK Komunitas untuk 10 pesantren, paket kegiatan padat karya, paket Tugas Pembantuan kepada Disnaker Mojokerto, bantuan alat pencegahan Covid-19 untuk 26 pesantren, paket kegiatan Tenaga Kerja Mandiri, dan bantuan inkubasi bisnis kepada 250 wirausahawan di Mojokerto.
Menaker menambahkan, Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan seluruh Kementerian/Lembaga agar program dan kegiatan difokuskan untuk menangangani dampak pandemi COVID-19. Untuk itu, Menaker menginginkan pekerja yang terdampak COVID-19, baik di-PHK atau dirumahkan, dilibatkan dalam pelaksanaan kegiatan.
"Seluruh program yang ada di Kemnaker kami orientasikan untuk membantu teman-teman yang ter-PHK, yang dirumahkan," kata Menaker Ida.
Menaker Ida mengatakan, saat pandemi COVID-19 ini yang ditangani pemerintah bukan kesehatan saja namun juga sektor-sektor yang lain. Pemerintah juga melakukan pemulihan ekonomi masyarakat serta memastikan masyarakat mendapatkan social safety net.
Khusus untuk program BLK Komunitas, Menaker Ida berujar bahwa program ini ditujukan untuk mempercepat peningkatan kompetensi SDM. Program ini menyasar komunitas-komunitas masyarakat, salah satunya lembaga pendidikan keagamaan seperti pesantren.
Lihat Juga :