DPD dan Federasi Rusia Bahas Ketahanan Pangan hingga Kedatangan Putin di G20

Kamis, 06 Oktober 2022 - 12:23 WIB
loading...
DPD dan Federasi Rusia Bahas Ketahanan Pangan hingga Kedatangan Putin di G20
Wakil Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin menjelaskan bahwa kunjungan bilateral Rusia ke instansinya sangat berarti untuk kemajuan Indonesia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menggelar pertemuan dengan Ketua Dewan Majelis Federal Federasi Rusia Valentina Matvienko beserta rombongan di Tugu Kunstkring Paleis Resto, Menteng, Jakarta, Rabu (5/9/2022) malam. Orang nomor 2 di Federasi Rusia itu saat turun dari mobil disambut hangat oleh Ketua DPD LaNyalla Mahmud Mattalitti dan Ketua DPD Periode 2017-2019 Oesman Sapta Odang (OSO), serta sejumlah senator Indonesia lainnya.

Matvienko didampingi Senator Vladimir Dzhabarov selaku Wakil Ketua Komite Urusan Luar Negeri, Kepala Staf Dewan Federasi Gennady Golov, dan para pejabat lain dari Dewan Federasi, Duma Negara, Kementerian Luar Negeri, serta Kedutaan Besar Rusia di Jakarta. Pertemuan delegasi kedua negara didahului dengan makan malam bersama. Baca juga: Beri Ruang Kaum LGBT Berekspresi, Rusia Tuntut TikTok

Namun, kegiatan jamuan dan pembicaraan yang berlangsung di atas meja makan, tertutup bagi awak media massa. Usai pertemuan, Wakil Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin menjelaskan bahwa kunjungan bilateral Rusia ke instansinya sangat berarti untuk kemajuan Indonesia.

Dia mengatakan kunjungan Federasi Rusia ke Indonesia tak lepas dari sejarah kedekatan Indonesia dengan pihak Moskow. "Tadi, hadir Ketua Majelis Tinggi Federasi Rusia, beliau orang penting. Kalau dari struktur negara, beliau orang nomor 3 di negaranya. Tapi, dalam praktik kekuasaan di Rusia, beliau merupakan orang berpengaruh kedua, setelah Presiden Putin," ujar Sultan dalam keterangan persnya, Kamis (6/10/2022).

Kata dia, pertemuan DPD dengan delegasi Federasi Rusia membahas banyak kondisi kekinian. Mulai dari persoalan ketahanan pangan, energi, situasi politik internasional, misi perdamaian, hingga rencana kedatangan Presiden Federasi Rusia Vladmir Putin ke Indonesia.

"Apa kebijakan atau rahasia Parlemen Rusia, hingga punya ketahanan pangan dan energi, yang begitu baik. Bahkan, mereka siap di embargo oleh negara lain. Menurut kami, itu poin yang berharga (untuk Indonesia)," kata Senator dari Provinsi Bengkulu itu.

Sultan menuturkan dalam pertemuan itu pihak Rusia juga mengundang DPD untuk hadir di negaranya, guna melanjutkan perbincangan pascapertemuan bilateral ini. "Ini negara sangat kuat. Banyak sekali kerja sama lintas sektor yang ditawarkan Rusia," kata Sultan.

Dia juga buka suara soal rencana kehadiran Presiden Rusia Vladimir Putin di acara G20 2022 di Bali pada November nanti. Menurut dia, pihak Federasi Rusia belum bisa memastikan kehadiran Putin, namun mereka memastikan bahwa Putin memberi perhatian besar terhadap Indonesia.

"Tadi, beliau (Valentina Matvienko, red) menceritakan, tentang pertemuannya dengan Presiden Putin, sebelum datang ke Indonesia. Di negara mereka sedang ada masalah cukup serius loh. Kemudian, Ibu Matvienko menanyakan, apakah dirinya harus membatalkan keberangkatan? Namun, Presiden Putin menegaskan, Ibu Matvienko harus ke Indonesia. Indonesia penting untuk Rusia," jelas Sultan. Baca juga: Tanpa AS dan Eropa, Rusia Umumkan Siap ke Bulan pada 2030

Selain Ketua DPD LaNyalla Mahmud Mattalitti, Ketua DPD Periode 2014-2019 Oesman Sapta Odang, dan Wakil Ketua DPD Sultan Baktiar Najamudin, pertemuan itu diikuti sejumlah pimpinan alat kelengkapan DPD. Di antaranya, Ketua Komite I DPD Andiara Aprilia Hikmat, Ketua Komite III DPD Hasan Basri, Ketua Komite IV DPD Elviana, dan Ketua BKSP DPD Sylviana Murni.
(kri)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1536 seconds (10.55#12.26)