Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Dinilai Lebih Bernuansa Politis Pragmatis
Senin, 12 September 2022 - 16:55 WIB
loading...
Demonstrasi atau unjuk rasa menolak penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dinilai lebih bernuansa politis pragmatis. Foto: Antara
A
A
A
JAKARTA - Demonstrasi atau unjuk rasa menolak penyesuaian harga bahan bakar minyak ( BBM ) bersubsidi dinilai lebih bernuansa politis pragmatis. Namun, karena demonstrasi merupakan hak semua orang dalam negara demokrasi, maka sah-sah saja.
"Lebih cenderung politis daripada non politik. Sederhana saja melihatnya, kan banyak masyarakat yang kesejahteraan belum terpenuhi, kok tidak demo soal itu? Maka menurut saya demo ini punya agenda politik pragmatis," ujar pakar komunikasi politik Emrus Sihombing, Senin (12/9/2022).
Dia mengatakan jika demonstrasi berbasis kepentingan masyarakat luas, semua kebijakan yang tidak berpihak direspons dengan unjuk rasa sebagai bentuk protes. Emrus melihat kenyataannya tidak demikian.
Baca juga: Buruh Bopong Keranda Mayat Tolak Kenaikan BBM di Istana Negara
"Lebih cenderung politis daripada non politik. Sederhana saja melihatnya, kan banyak masyarakat yang kesejahteraan belum terpenuhi, kok tidak demo soal itu? Maka menurut saya demo ini punya agenda politik pragmatis," ujar pakar komunikasi politik Emrus Sihombing, Senin (12/9/2022).
Dia mengatakan jika demonstrasi berbasis kepentingan masyarakat luas, semua kebijakan yang tidak berpihak direspons dengan unjuk rasa sebagai bentuk protes. Emrus melihat kenyataannya tidak demikian.
Baca juga: Buruh Bopong Keranda Mayat Tolak Kenaikan BBM di Istana Negara
Lihat Juga :