Megawati Dukung Ratu Kalinyamat Jadi Pahlawan Nasional
Jum'at, 12 Agustus 2022 - 03:33 WIB
loading...
A
A
A
Megawati kemudian juga menyinggung sosok laksamana perempuan pemberani dari Bumi Serambi Mekah, Aceh, Laksamana Malahayati. Sosok satu ini juga hampir sama, yakni mampu mengalahkan Cornelis de Houtman melalui duel satu lawan satu.
Lalu, ketegasan yang tidak tertandingi Ratu Shima di Kerajaan Kalingga di Pantai Utara Jawa. "Ratu Kalinyamat, Laksamana Malahayati, dan Ratu Shima hanyalah sedikit contoh, betapa nusantara begitu kaya dengan tokoh-tokoh maritim, dan banyak di antaranya adalah tokoh perempuan," ungkapnya.
Dengan kegigihan tersebut, Ketua Umum PDIP ini berpendapat bahwa kisah kehidupan Ratu Kalinyamat semasa hidup menghadapi kolonial Portugis layak mendapat gelar pahlawan nasional. "Saya setuju banget nama beliau dijadikan pahlawan. Ini kembali bukan karena saya subjektif sama perempuan. Enggak loh saya kan pernah tahu sebagai presiden untuk menjadikan seorang pahlawan itu tidak gampang," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan kegiatan ini digelar untuk menumbuhkan rasa cinta generasi muda tentang sejarah perjuangan para pahlawan. "Tadi yang telah hadir di atas Dewa Ruci, dimana pada hari ini akan kita untuk bedah buku judulnya seperti ini napak tilas perjalanan yang merupakan pejuang bangsa yang telah berani melawan Portugis," kata Yudo.
“Beliau akan kita ajukan sebagai pahlawan nasional. Beliau telah berjuang waktu itu tahun 1570 melawan Portugis dengan membangun kapal-kapal yang sangat selaras dengan angkatan laut saat ini," pungkasnya.
Lalu, ketegasan yang tidak tertandingi Ratu Shima di Kerajaan Kalingga di Pantai Utara Jawa. "Ratu Kalinyamat, Laksamana Malahayati, dan Ratu Shima hanyalah sedikit contoh, betapa nusantara begitu kaya dengan tokoh-tokoh maritim, dan banyak di antaranya adalah tokoh perempuan," ungkapnya.
Dengan kegigihan tersebut, Ketua Umum PDIP ini berpendapat bahwa kisah kehidupan Ratu Kalinyamat semasa hidup menghadapi kolonial Portugis layak mendapat gelar pahlawan nasional. "Saya setuju banget nama beliau dijadikan pahlawan. Ini kembali bukan karena saya subjektif sama perempuan. Enggak loh saya kan pernah tahu sebagai presiden untuk menjadikan seorang pahlawan itu tidak gampang," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan kegiatan ini digelar untuk menumbuhkan rasa cinta generasi muda tentang sejarah perjuangan para pahlawan. "Tadi yang telah hadir di atas Dewa Ruci, dimana pada hari ini akan kita untuk bedah buku judulnya seperti ini napak tilas perjalanan yang merupakan pejuang bangsa yang telah berani melawan Portugis," kata Yudo.
“Beliau akan kita ajukan sebagai pahlawan nasional. Beliau telah berjuang waktu itu tahun 1570 melawan Portugis dengan membangun kapal-kapal yang sangat selaras dengan angkatan laut saat ini," pungkasnya.
Lihat Juga :