Satu Ton Beras Bansos Dikubur di Depok, Partai Perindo: Melukai Perasaan Rakyat

Selasa, 02 Agustus 2022 - 20:24 WIB
loading...
Satu Ton Beras Bansos...
Ketua Bidang Sosial DPP Partai Perindo, Yerry Tawalujan menyatakan penguburan sembako bantuan pemerintah untuk warga kurang mampu terdampak pandemi Covid-19 melukai perasaan rakyat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Bidang Sosial DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) , Yerry Tawalujan menyatakan penguburan sembako bantuan pemerintah untuk warga kurang mampu terdampak pandemi Covid-19 melukai perasaan rakyat. Diketahui, beberapa waktu yang lalu terkuak kasus "penguburan" satu ton beras bantuan sosial pemerintah di lahan di wilayah Sukmajaya, Depok.

"Perasaan rakyat terluka melihat beras bantuan pemerintah tidak disalurkan tapi ditimbun dengan cara dikubur dalam tanah. Karena sembako itu kan bantuan untuk rakyat yang lagi kesusahan di saat pandemi, tega-teganya dikuburkan," ujar Yerry kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (2/8/2022). Baca juga: Bukan Hanya Beras, Kemensos Ungkap Kuburan Bansos di Depok Ada Telur dan Tepung



Menurutnya, jika alasan penguburan beras bansos itu karena basah dan rusak kena hujan maka kesalahannya terletak pada proses penyaluran atau distribusi yang tidak benar. Padahal armada-armada truk angkutan sembako bantuan sosial dilengkapi terpal penutup atau diangkut dengan mobil-mobil boks tertutup.

"Ini jelas ada yang salah mulai dari perencanaan, pengadaan, dan penyaluran sembako bantuan sosial itu. Lalu yang menjadi pertanyaan publik juga, kenapa harus pakai pihak ketiga, dalam hal ini JNE untuk penyalurannya? Harusnya kan bisa disalurkan melalui RT/RW karena data lengkap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ada di RT/RW," tandas Yerry.

Daya tahan beras, lanjut Yerry, bisa sampai dua tahun baru kedaluwarsa. Penampakan beras yang dikuburkan itu kemasannya baik, bahkan berkualitas premium.

Jadi tidak mungkin dibeli dalam keadaan rusak. Jadi pasti ada kesalahan prosedur dalam proses pengangkutan dan penyaluran ke masyarakat. Baca juga: Beras Bansos Dikubur di Depok Capai Ratusan Ribu Ton, Polda Metro Jaya Ambil Alih Penyelidikan

"Kami berharap pihak-pihak yang banyak disebut terlibat dalam kasus ini, mulai dari Kementerian Sosial, Bulog, dan JNE jangan saling melempar tanggung jawab, tapi menyelesaikan kasus ini dengan baik," tutup Yerry.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Tama Langkun Dukung...
Tama Langkun Dukung Penegakan Hukum di BGN, Minta MBG Tetap Fokus untuk Rakyat
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Rekomendasi
MSIN Paparkan Strategi...
MSIN Paparkan Strategi Streaming Global di APOS 2026, V+Short Tembus 5 Juta Unduhan
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Berita Terkini
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Dukung Penangkapan Roy...
Dukung Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Peradi Bersatu Minta Polisi Tak Tunduk Tekanan Opini Publik
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Infografis
Kisah Perjalanan Satu...
Kisah Perjalanan Satu Dekade Islam Makhachev di UFC
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved