Jokowi Tunjuk Dirjen Kemenkes Jadi Ketua Dewas BPJS Kesehatan

Senin, 18 Juli 2022 - 17:32 WIB
loading...
Jokowi Tunjuk Dirjen...
Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Abdul Kadir ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan masa jabatan periode 2021-2026. Foto/Kemenpan RB
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) resmi menunjuk Direktur Jenderal (Dirjen) Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Abdul Kadir sebagai Ketua Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Kesehatan masa jabatan periode 2021-2026. Abdul Kadir menggantikan posisi Ketua Dewas BPJS Kesehatan sebelumnya yakni Achmad Yurianto yang meninggal akibat sakit beberapa waktu lalu.

Pengangkatan Abdul Kadir ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 65/P Tahun 2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pengganti Antarwaktu Anggota Dewas BPJS Kesehatan Sisa Masa Jabatan Tahun 2021-2026 dari Unsur Pemerintah.

“Saya mengucapkan selamat kepada bapak Profesor Doktor Abdul Kadir yang telah diangkat oleh Bapak Presiden sebagai Anggota Dewan Pengawas BPJS dan sekaligus merangkap sebagai Ketua DJSN ya, kesehatan,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat penyerahan Keppres, Senin (18/7/2022).

Baca juga: Dirut BPJS: Beli Rokok Rp150 Ribu Sebulan Oke, Bayar Iuran Rp42 Ribu Berat



Muhadjir pun berharap agar Dewas BPJS Kesehatan dengan BPJS Kesehatan bisa saling mendukung. “Mudah-mudahan dengan kehadiran bapak Abdul Kadir yang saya tahu beliau juga sudah lama menjabat sebagai salah satu eselon I di Kementerian Kesehatan sehingga saya kira sudah sangat paham apa yang harus dilakukan,” katanya.

Dia juga sangat berharap antara BPJS Kesehatan dengan di DJSN menjadi dua pasangan counterpart, bukan pasangan kembaran, tapi pasang berlawanan. “Pasangan kembaran itu kayak roda ban mobil itu pasangan kembaran itu, persis kanan kiri sama, hanya yang satu dipasang di kiri dan di kanan. Tapi mereknya kadang juga sama. Kalau mereknya beda juga ndak nyaman juga,” ungkap Muhadjir.

Bahkan, Muhadjir pun mengibaratkan Dewas BPJS Kesehatan dan BPJS Kesehatan bagaikan setop kontak. “Kalau BPJS Kesehatan dan Dewan Pengawas itu adalah pasangan yang berlawanan, oposisi biner. Oposisi biner itu seperti setop kontak itu, pasangan tapi berlawanan, itu setop kontak. Bayangkan kalau bentuknya enggak sama malah enggak nyambung itu. Tapi justru berbeda itulah kemudian menjadi kompatibel, ya itulah antara BPJS dengan pengawas,” katanya.

Karena itu, kata dia, kewajiban dari pengawas untuk mengawasi. Sementara yang diawasi juga, kata dia, harus siap untuk menerima saran, masukan, kritikan dari pengawas.

Muhadjir pun berpesan kepada Dewas BPJS Kesehatan terus memberikan masukan kepada BPJS Kesehatan setiap minimal tiga bulan sekali. “Dan upayakan paling tidak tiap bulan ada masukan yang bersifat korektif terhadap BPJS Kesehatan. Dengan begitu, maka saya kira BPJS Kesehatan ini masih terlalu banyak yang bisa dikritisi, yang bisa dikoreksi untuk perbaikan,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
PDIP Ingatkan Syarat...
PDIP Ingatkan Syarat BPJS Kesehatan bagi Mahasiswa Tidak Memberatkan
PROLANIS Bantu Peserta...
PROLANIS Bantu Peserta JKN Memantau Penyakit Kronis
Tingkatkan Sinergi Komwas-Dewan...
Tingkatkan Sinergi Komwas-Dewan Kehormatan, Peradi Perkuat Pengawasan Etik Advokat
BPJS Kesehatan Buka...
BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja PATT 2026, Pendidikan Minimal D3 Semua Jurusan
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
Rekomendasi
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
FIFA Beri Lampu Hijau,...
FIFA Beri Lampu Hijau, Michael Oliver Pimpin Laga Belanda vs Swedia
Berita Terkini
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Diperiksa Kejagung 9...
Diperiksa Kejagung 9 Jam Lebih, Sony Sonjaya Bungkam
Infografis
7 Kombes Pecah Bintang...
7 Kombes Pecah Bintang Jadi Brigjen Dalam Mutasi Polri Januari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved