Terungkap! Ini Sosok yang Bikin Luhut Tinggalkan Militer, Beri Tugas Baru di Negeri Singa
Jum'at, 15 Juli 2022 - 10:10 WIB
loading...
A
A
A
“Bila ini penugasan, saya sebagai prajurit TNI akan menjalankan perintah tersebut dengan sebaik-baiknya, tetapi bila ditawarkan dengan segala hormat saya menolaknya. Bila diizinkan, saya lebih berbahagia tetap di TNI hingga pensiun,” ucap jenderal pendiri Detasemen 81 Penanggulangan Teror Kopassus ini.
Dari situ Habibie mahfum. Mantan menteri riset dan teknologi itu kemudian menoleh ke Jenderal Wiranto. Luhut menggambarkan, Wiranto kelihatan agak ragu-ragu. Namun dia akhirnya setuju bahwa menjadi dubes merupakan penugasan.
Seketika Luhut memberi hormat kepada presiden dan menyatakan siap menjalankan perintah tersebut. Tentara kelahiran Huta Namora, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba, Sumatera Utara ini mengaku kagum dengan Habibie yang mendengar pendapatnya sebagai anggota TNI.
Seusai dilantik menjadi Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Republik Singapura, Luhut mengaku dipanggil Habibie dan diberi pengarahan. Tugas utamanya yakni memperbaiki hubungan antara Indonesia dan Singapura.
Bukan apa-apa, hubungan kedua negara tetangga bertetangga ini sempat dingi lantaran suatu ‘peristiwa’ tak mengenakkan. Habibie pernah menyebut Singapura sebagai a little red dot alias noktah merah kecil. Tugas kedua, menarik kembali investasi dari luar untuk kembali ke Indonesia.
Dari situ Habibie mahfum. Mantan menteri riset dan teknologi itu kemudian menoleh ke Jenderal Wiranto. Luhut menggambarkan, Wiranto kelihatan agak ragu-ragu. Namun dia akhirnya setuju bahwa menjadi dubes merupakan penugasan.
Seketika Luhut memberi hormat kepada presiden dan menyatakan siap menjalankan perintah tersebut. Tentara kelahiran Huta Namora, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba, Sumatera Utara ini mengaku kagum dengan Habibie yang mendengar pendapatnya sebagai anggota TNI.
Seusai dilantik menjadi Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Republik Singapura, Luhut mengaku dipanggil Habibie dan diberi pengarahan. Tugas utamanya yakni memperbaiki hubungan antara Indonesia dan Singapura.
Bukan apa-apa, hubungan kedua negara tetangga bertetangga ini sempat dingi lantaran suatu ‘peristiwa’ tak mengenakkan. Habibie pernah menyebut Singapura sebagai a little red dot alias noktah merah kecil. Tugas kedua, menarik kembali investasi dari luar untuk kembali ke Indonesia.
Lihat Juga :