Menparekraf Tekankan Pentingnya Keterlibatan Masyarakat dalam Pengembangan Desa Wisata
Minggu, 26 Juni 2022 - 22:14 WIB
loading...
A
A
A
"Warga di sini harus betul-betul sadar wisata. Harus betul-betul menjadi bagian dari kekuatan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif dan nantinya investor akan datang sendirinya membangun homestay bersama warga, membangun produk-produk ekonomi kreatif dan dengan sendirinya kunjungan wisatawan akan meningkat," tuturnya.
Sekretaris Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf, Adella Raung menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) merupakan fokus dari program Kampanye Sadar Wisata, dengan kegiatan sosialisasi sebagai salah satu tahapannya.
“Untuk menjawab tantangan yang peluang yang muncul, Kemenparekraf mengakselerasi pemulihan sektor pariwisata yang difokuskan pada peningkatan kapasitas SDM yang dilaksanakan melalui program Kampanye Sadar Wisata," katanya.
Kampanye Sadar Wisata berlangsung pada 2022-2023 ditujukan bagi para pelaku pariwisata dan warga di 65 desa wisata di tahun 2022 dan 90 desa wisata pada tahun 2023 di 4 wilayah Destinasi Super Prioritas, meliputi Danau Toba, Borobudur-Yogya-Prambanan, Mandalika, dan Labuan Bajo, serta 2 Destinasi Pariwisata Prioritas Bromo-Tengger-Semeru dan Wakatobi. Baca juga: Menparekraf Sebut Rumah Adat Puri Melayu Sri Menanti Punya Storynomics Tourism yang Kuat
Terkait desa wisata, Adella menjelaskan bahwa desa wisata mempunyai peran penting dalam membangun Indonesia. “Desa wisata memiliki potensi besar untuk membangkitkan kembali pariwisata di Indonesia. Kami melihat potensi lapangan pekerjaan yang begitu besar dan peluang usaha yang baik bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif,” tutupnya.
Sekretaris Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf, Adella Raung menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) merupakan fokus dari program Kampanye Sadar Wisata, dengan kegiatan sosialisasi sebagai salah satu tahapannya.
“Untuk menjawab tantangan yang peluang yang muncul, Kemenparekraf mengakselerasi pemulihan sektor pariwisata yang difokuskan pada peningkatan kapasitas SDM yang dilaksanakan melalui program Kampanye Sadar Wisata," katanya.
Kampanye Sadar Wisata berlangsung pada 2022-2023 ditujukan bagi para pelaku pariwisata dan warga di 65 desa wisata di tahun 2022 dan 90 desa wisata pada tahun 2023 di 4 wilayah Destinasi Super Prioritas, meliputi Danau Toba, Borobudur-Yogya-Prambanan, Mandalika, dan Labuan Bajo, serta 2 Destinasi Pariwisata Prioritas Bromo-Tengger-Semeru dan Wakatobi. Baca juga: Menparekraf Sebut Rumah Adat Puri Melayu Sri Menanti Punya Storynomics Tourism yang Kuat
Terkait desa wisata, Adella menjelaskan bahwa desa wisata mempunyai peran penting dalam membangun Indonesia. “Desa wisata memiliki potensi besar untuk membangkitkan kembali pariwisata di Indonesia. Kami melihat potensi lapangan pekerjaan yang begitu besar dan peluang usaha yang baik bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif,” tutupnya.
(kri)
Lihat Juga :