Arab Saudi Selenggarakan Ibadah Haji Terbatas Untungkan Indonesia

Rabu, 24 Juni 2020 - 08:45 WIB
loading...
Arab Saudi Selenggarakan...
Keputusan Pemerintah Arab Saudi tetap menggelar ibadah haji 2020 secara terbatas dinilai selaras dengan langkah Pemerintah Indonesia yang tidak memberangkatkan jamaah haji ke Tanah Suci. FOTO/REUTERS
A A A
JAKARTA - Keputusan Pemerintah Arab Saudi tetap menggelar ibadah haji 2020 secara terbatas dinilai selaras dengan langkah Pemerintah Indonesia yang tidak memberangkatkan jamaah haji ke Tanah Suci. Kabar ini juga menjadi tambahan argumentasi kepada mereka yang kecewa terhadap kebijakan haji yang diambil pemerintah.

"Ini menjadi tambahan argumentasi bagi pemerintah kepada mereka yang kecewa bahwa kehendak tidak mengirimkan jamaah haji bukan dari pemerintah di sini (Indonesia), melainkan karena negara tuan rumah (Arab Saudi) yang mengambil keputusan menutup pintu bagi negara luar, termasuk Indonesia," kata Ketua Komnas Haji dan Umrah, Mustolih Siradj kepada SINDOnews, Rabu (24/6/2020).

Untuk diketahui, Senin (22/6/2020), Arab Saudi tetap menggelar ibadah haji tahun ini dengan membatasi jamaah hanya 1.000 orang dan diperuntukkan bagi warganya dan warga negara asing yang telah berada di negara itu. Kebijakan ini dilakukan untuk memerangi gelombang virus corona. Sementara, Kementerian Agama (Kemenag) RI jauh sebelumnya, pada 3 Juni, telah menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 494 Tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji 1441 H/2020 M.(Baca juga: Saudi Gelar Haji 2020, KUH Jeddah: Jumlah Jamaah Terbatas Sekali )

Meski tidak mengirimkankan jamaah haji, kata Mustolih, Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar, KJRI, dan Kantor Urusan Haji (KUH) tetap harus memberikan pelayanan dan perlindungan bagi WNI di Arab Saudi yang hendak melaksanakan ibadah haji .

"Pemerintah RI melalui perwakilannya di Arab Saudi tetap harus bertanggung jawab melindungi WNI yang berada di sana yang hendak menunaikan ibadah haji dengan memberikan edukasi dan pelayanan, agar ibadah yang mereka jalankan lancar, khusyuk dan terhindar dari ancaman penularan COVID-19," katanya.

Pada bagian lain, Mustolih menilai, Kerajaan Arab Saudi tampaknya mengambil jalan tengah di tengah dua kutub arus aspirasi umat muslim dunia di masa pandemi COVID-19. Ada yang tetap mendorong haji tetap diselenggarakan seperti biasa dan di sisi lain, ada banyak negara memutuskan tidak mengirimkan jamaahnya.

Keputusan itu akan menjadi pembuktian bagi Arab Saudi apakah dalam waktu dekat bisa dikunjungi untuk kepentingan penyelenggaraan ibadah umrah pascamusim haji nanti. Jika penyelenggaraan haji yang terbatas ini berhasil, tidak ada jemaah yang tertular virus corona atau bisa menekan secara signifikan penularan, maka ke depan bisa saja ibadah umrah bisa segera dibuka. (Baca juga: Tak Libatkan Bahas Penundaan Haji, Menag Minta Maaf ke DPR )

"Tapi sebaliknya, bila nanti banyak jamaah haji yang terkena virus COVID-19, maka pemerintah Arab Saudi harus bekerja ekstra keras lagi untuk meyakinkan masyarakat dunia bahwa negara tersebut telah benar-benar aman dari COVID-19," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepulangan Haji Capai...
Kepulangan Haji Capai 55 Persen, Kemenhaj Puji Kedisiplinan Jemaah Haji Indonesia
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Kemenhaj Serahkan Paket...
Kemenhaj Serahkan Paket Daging Dam Jemaah Haji Indonesia untuk Rakyat Palestina
Usai Puncak Haji, Kemenhaj...
Usai Puncak Haji, Kemenhaj Siapkan Fase Kepulangan Jemaah ke Tanah Air
Cerita Aiman Ricky Jadi...
Cerita Aiman Ricky Jadi Petugas Haji, Belajar Sabar dan Melayani Jemaah
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Rekomendasi
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Berita Terkini
Babak Baru Ijazah Jokowi,...
Babak Baru Ijazah Jokowi, Kala Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Segera Disidang?
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo dan Dr. Tifa oleh Polda Metro, Refly: Tidak Ada Tanda-tanda
Ditangkap Polda Metro...
Ditangkap Polda Metro Jaya, Dokter Tifa: Tepat saat Saya Menghadap Ujian S3
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya di Jakarta
KPK Telusuri Pembelian...
KPK Telusuri Pembelian Aset Fadia Arafiq saat Jabat Bupati Pekalongan
Selain Dokter Tifa,...
Selain Dokter Tifa, Polda Metro Jaya Juga Tangkap Roy Suryo
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved