Temui Ridwan Kamil, Zulhas: Kita Belajar Makna Kepemimpinan dari Kang Emil
Selasa, 07 Juni 2022 - 16:33 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan tersebut, Kang Emil banyak bercerita tentang kebaikan-kebaikan rahasia yang dikerjakan Eril semasa hidup. Di antaranya Eril gemar keluar malam dan memberikan makanan untuk tukang becak, pemulung, dan orang-orang kecil lainnya.
"Saya merenung, apa yang membuat Eril bisa didoakan jutaan orang saat meninggal. Mungkin kebaikan-kebaikan yang dirahasiakan itu," kenang Kang Emil.
Baca juga: Takziah ke Ridwan Kamil, Anies: Emmeril Kahn Mumtadz, Pembuka Pintu Jannah bagi Orang Tuanya
Namun, Emil menyatakan bahwa ia tak bisa terus larut dalam kesedihan. Ia berusaha menata hati untuk bisa kembali bekerja dan bertugas sebagai Gubernur Jawa Barat.
"Hidup ini kan memang banyak breaking news-nya, kita harus terima takdir dan ketetapan Allah dengan ikhlas dan tawakal. InsyaAllah kami sudah ikhlas. Saya sudah mulai bekerja kembali sejak kemarin. Bagaimana pun saya disumpah untuk melayani warga Jawa Barat. Di satu sisi saya memang ayah dari anak saya, tetapi saya juga pemimpin yang memiliki tanggung jawab untuk masyarakat yang dipimpinnya. Mamang, ya, dimensi manusia itu banyak sekali," tutur Kang Emil.
"Saya merenung, apa yang membuat Eril bisa didoakan jutaan orang saat meninggal. Mungkin kebaikan-kebaikan yang dirahasiakan itu," kenang Kang Emil.
Baca juga: Takziah ke Ridwan Kamil, Anies: Emmeril Kahn Mumtadz, Pembuka Pintu Jannah bagi Orang Tuanya
Namun, Emil menyatakan bahwa ia tak bisa terus larut dalam kesedihan. Ia berusaha menata hati untuk bisa kembali bekerja dan bertugas sebagai Gubernur Jawa Barat.
"Hidup ini kan memang banyak breaking news-nya, kita harus terima takdir dan ketetapan Allah dengan ikhlas dan tawakal. InsyaAllah kami sudah ikhlas. Saya sudah mulai bekerja kembali sejak kemarin. Bagaimana pun saya disumpah untuk melayani warga Jawa Barat. Di satu sisi saya memang ayah dari anak saya, tetapi saya juga pemimpin yang memiliki tanggung jawab untuk masyarakat yang dipimpinnya. Mamang, ya, dimensi manusia itu banyak sekali," tutur Kang Emil.
Lihat Juga :