Prabowo Gencar Safari Politik, Pengamat: Boleh-Boleh Saja, Kan Perlu Pendamping
Jum'at, 06 Mei 2022 - 13:29 WIB
loading...
Kunjungan silaturahmi Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto ke kediaman Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri pada hari pertama Idul Fitri, Senin (2/5/2022), menimbulkan banyak spekulasi. Foto/IG Puan Maharani
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto beserta elite Gerindra rajin melakukan safari politik ke sejumlah tokoh. Pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai, hal ini wajar lantaran Prabowo butuh pendamping di Pilpres 2024 .
"Kalau Pak Prabowo sih boleh-boleh aja ya melakukan safari terus-terusan, apalagi kan dia perlu pendamping. Kan enggak lucu juga kalau elektabilitasnya dia tinggi karena ada tabungan elektabilitas dari 2014 dan 2019, tapi kemudian dia enggak bisa nyalon karena enggak ada pasangan yang mau," kata pria yang akrab disapa Hensat saat dihubungi, Jumat (6/5/2022).
Untuk bisa mendapatkan pasangan dan mitra koalisi, menurut Hensat, Prabowo harus melakukan pendekatan sejak dini. Apalagi, Prabowo memiliki pengalaman kalah dalam beberapa kalipilpres.
"Enggak mudah karena dia punya pengalaman kekalahan dan orang Indonesia perlu diyakinkan bahwa dia masih punya kesempatan menang dan wajar dia melakukan itu," ujarnya.
Baca juga: Prabowo-Puan atau Prabowo-AHY Sama-Sama Ideal, Ini Plus Minusnya
"Kalau Pak Prabowo sih boleh-boleh aja ya melakukan safari terus-terusan, apalagi kan dia perlu pendamping. Kan enggak lucu juga kalau elektabilitasnya dia tinggi karena ada tabungan elektabilitas dari 2014 dan 2019, tapi kemudian dia enggak bisa nyalon karena enggak ada pasangan yang mau," kata pria yang akrab disapa Hensat saat dihubungi, Jumat (6/5/2022).
Untuk bisa mendapatkan pasangan dan mitra koalisi, menurut Hensat, Prabowo harus melakukan pendekatan sejak dini. Apalagi, Prabowo memiliki pengalaman kalah dalam beberapa kalipilpres.
"Enggak mudah karena dia punya pengalaman kekalahan dan orang Indonesia perlu diyakinkan bahwa dia masih punya kesempatan menang dan wajar dia melakukan itu," ujarnya.
Baca juga: Prabowo-Puan atau Prabowo-AHY Sama-Sama Ideal, Ini Plus Minusnya
Lihat Juga :