Sebut Ada Kartel Laut Nusantara, Susi Pudjiastuti: Butuh Kepemimpinan Kuat

Selasa, 16 Juni 2020 - 12:22 WIB
loading...
Sebut Ada Kartel Laut...
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Mantan Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti menyebutkan ada kartel besar yang menguasai laut nusantara. Bila tidak ada ketegasan hukum, keberlangsungan sektor kelautan Indonesia bakal terganggu.

“Perpres Nomor 44 sudah benar, namun dibutuhkan policy with strong leadership yang kuat sehingga mereka (kapal asing) tidak berani main-main,” tutur Susi dalam diskusi bersama sivitas Institut Pertanian Bogor (IPB) , Senin (15/6/2020).

Wanita asal Pangandaran, Jawa Barat itu meminta pemerintah memikirkan cara untuk mengembalikan (laut) seperti dulu. Sebab begitu pentingnya manfaat hasil laut secara sosial maupun ekonomi. ”Jangan sampai menangkap ikan dengan trol dan cantral dilegalkan,” ujar dia.

(Baca: Demi Corona, Susi Pudjiastuti Jualan Kaus Bertuliskan 'Tenggelamkan')

Menurut Susi, hal ini menjadi tantangan bagi mahasiswa, khususnya studi perikanan seperti IPB. Para generasi muda ke depan harus bisa menjaga kekayaan laut yang dimiliki Indonesia. “Saya setuju, satu hal yang perlu ditanamkan kepada mereka (mahasiswa) adalah perikanan merupakan SDA yang renewable. Artinya apabila semakin dijaga akan lebih produktif. Tidak seperti tambang, bila terus dieksplor maka akan habis,” jelasnya.

Sebelumnya Rektor IPB Arief Satria menegaskan illegal, unreported and unregulated (IUU) fishing tidak hanya berkaitan dengan penangkapan ikan secara ilegal. Tetapi juga mengangkut kejahatan lain seperti human trafficking, penyelundupan, bahkan disinyalir terkait narkoba.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembangunan Berkelanjutan...
Pembangunan Berkelanjutan di Atas Kapal yang Sudah Miring
IPB Apresiasi Kementerian...
IPB Apresiasi Kementerian Kehutanan Masuk 10 Besar Berkinerja Terbaik
Fateta IPB, Almamater...
Fateta IPB, Almamater yang Lahirkan Tokoh-tokoh Pangan Dunia
Kadin Gelar Halalbihalal...
Kadin Gelar Halalbihalal dengan KKP, Bahas Tantangan Sektor Kelautan dan Perikanan
Korban Mafia Tanah,...
Korban Mafia Tanah, Mantan Guru Besar IPB Datangi Komisi III DPR dan DPP Gerindra
Dosen Doktoral IPB Pastikan...
Dosen Doktoral IPB Pastikan Teori-teori Komunikasi Pembangunan Sudah On The Track
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Susi Pudjiastuti Ditunjuk...
Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komut Independen bank bjb
Rekomendasi
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Berita Terkini
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved