Kemendagri Gelar Rapat Koordinasi Badan Layanan Umum Daerah
Kamis, 10 Maret 2022 - 22:08 WIB
loading...
Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri menggelar rapat koordinasi dengan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri ) menggelar rapat koordinasi dengan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dalam rangka penyusunan dokumen administratif penerapan BLUD SMK di Bandung.
Hal itu sebagai salah satu solusi peningkatan kualitas pelayanan publik, pengelolaan keuangan, dan manfaat yang optimal khususnya dalam dunia pendidikan.
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Wikan Sakarinto mengatakan, penerapan BLUD di SMK mendorong sekolah menjadi fleksibel dan transparan dalam pengelolaan keuangannya, serta mewujudkan sekolah yang mandiri dan merdeka. Sehingga, mampu menghasilkan tamatan yang memiliki soft skills, hard skills, dan karakter unggul, serta berdaya saing tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Baca juga: Ciptakan Dunia Kerja, 35 SMK di Jabar Diproyeksikan Jadi Badan Usaha Daerah
"SMK merupakan salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan pada jenjang pendidikan menengah sebagai lanjutan dari SMP, MTs, atau bentuk lain yang sederajat yang tujuan utamanya adalah menghasilkan lulusan siap kerja pada bidang tertentu," kata Wikan, Kamis (10/3/2022).
Baca juga: 10 Jurusan Kuliah yang Cocok bagi Siswa Lulusan SMK
Dia mengatakan, dalam rangka menghasilkan lulusan SMK yang kompeten, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan serta dinamika perkembangan nasional maupun global, perlu dilakukan revitalisasi SMK. "Pemerintah telah menetapkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan Dalam Rangka Peningkatan Kualitas Dan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia," terangnya.
Hal itu sebagai salah satu solusi peningkatan kualitas pelayanan publik, pengelolaan keuangan, dan manfaat yang optimal khususnya dalam dunia pendidikan.
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Wikan Sakarinto mengatakan, penerapan BLUD di SMK mendorong sekolah menjadi fleksibel dan transparan dalam pengelolaan keuangannya, serta mewujudkan sekolah yang mandiri dan merdeka. Sehingga, mampu menghasilkan tamatan yang memiliki soft skills, hard skills, dan karakter unggul, serta berdaya saing tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Baca juga: Ciptakan Dunia Kerja, 35 SMK di Jabar Diproyeksikan Jadi Badan Usaha Daerah
"SMK merupakan salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan pada jenjang pendidikan menengah sebagai lanjutan dari SMP, MTs, atau bentuk lain yang sederajat yang tujuan utamanya adalah menghasilkan lulusan siap kerja pada bidang tertentu," kata Wikan, Kamis (10/3/2022).
Baca juga: 10 Jurusan Kuliah yang Cocok bagi Siswa Lulusan SMK
Dia mengatakan, dalam rangka menghasilkan lulusan SMK yang kompeten, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan serta dinamika perkembangan nasional maupun global, perlu dilakukan revitalisasi SMK. "Pemerintah telah menetapkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan Dalam Rangka Peningkatan Kualitas Dan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia," terangnya.
Lihat Juga :