Survei Terbaru: Gus Muhaimin Capres Terfavorit Pilihan Nahdliyin di Jatim
Jum'at, 18 Februari 2022 - 17:47 WIB
loading...
Ketua PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) menempati urutan teratas capres 2024 yang diinginkan kalangan Nahdliyin. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar ( Gus Muhaimin ) menempati urutan teratas calon presiden ( capres) 2024 yang diinginkan kalangan Nahdliyin. Berdasarkan hasil survei Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI), cucu salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Bisri Syansuri itu unggul jauh atas nama-nama kandidat lainnya.
Gus Muhaimin memperoleh 37,1% suara. Disusul Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebesar 11,6%, Erick Thohir (9,7%), Mahfud MD (7,6%), Prabowo Subianto (5,3%), Ganjar Pranowo (5,1%), Anies Baswedan (3,2%), AHY (2,9%), dan yang mengaku tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 17,5%.
"Temuan survei ARCI, warga Nahdliyin menghendaki presiden dari Nahdliyin yaitu Abdul Muhaimin Iskandar," kata Direktur ARCI Baihaki Sirajt dalam rilis survei dikutip, Jumat (18/2/2022).
Survei ARCI dilakukan pada 15–27 Januari di 38 kabupaten/kota di Jatim dengan jumlah responden proporsional. Survei itu menggunakan multistage random sampling dengan jumlah responden sebanyak 1.200. Margin of error sebesar 3% dengan tingkat kepercayaan 95%.
Gus Muhaimin memperoleh 37,1% suara. Disusul Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebesar 11,6%, Erick Thohir (9,7%), Mahfud MD (7,6%), Prabowo Subianto (5,3%), Ganjar Pranowo (5,1%), Anies Baswedan (3,2%), AHY (2,9%), dan yang mengaku tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 17,5%.
"Temuan survei ARCI, warga Nahdliyin menghendaki presiden dari Nahdliyin yaitu Abdul Muhaimin Iskandar," kata Direktur ARCI Baihaki Sirajt dalam rilis survei dikutip, Jumat (18/2/2022).
Survei ARCI dilakukan pada 15–27 Januari di 38 kabupaten/kota di Jatim dengan jumlah responden proporsional. Survei itu menggunakan multistage random sampling dengan jumlah responden sebanyak 1.200. Margin of error sebesar 3% dengan tingkat kepercayaan 95%.
Lihat Juga :