Dilaporkan ke Puspomad soal Dugaan Penistaan Agama, Jenderal Dudung: Silakan, Enggak Masalah
Senin, 07 Februari 2022 - 12:26 WIB
loading...
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman tak merasa terganggu dengan pelaporan dugaan penistaan agama ke Puspomad. FOTO/MPI/RIEZKY MAULANA
A
A
A
JAKARTA - KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman buka suara ihwal laporan yang dialamatkan kepadanya oleh Koalisi Ulama, Habaib, dan Pengacara Anti Penodaan Agama (KUHAP APA). Pelaporan itu terkait dugaan penistaan agama di salah satu podcast.
Dudung tak merasa terganggu oleh pelaporan tersebut. Menurut dia, lantaran laporan itu hanya bentuk keterangan tertulis, maka dia telah memerintahkan Komandan Puspomad untuk meminta keterangan Koalisi itu secara langsung.
"Saya sampaikan ke Danpuspomad, silakan. Dilaporkannya kan tertulis, saya bilang kemarin, silakan datang," kata Dudung di Mabesad, Jakarta Pusat, Senin (7/2/2022).
Lebih jauh disampaikan Dudung, jika para anggota Koalisi tersebut betul-betul datang, dirinya meminta kepada Danpuspomad untuk dicek siapa saja di baliknya. Bahkan, kepada Danpuspomad dirinya meminta untuk difoto satu persatu anggota Koalisi.
"Cek siapa koalisi itu, orang-orang itu siapa saja. Nanti kalau datang, Danpuspomad foto satu-satu mukanya, biar kita tahu siapa mereka," ucapnya.
Dia kembali memastikan tidak mempermasalahkan pelaporan tersebut. Menurut dia, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan ketimbang terlalu sibuk dengan urusan seperti itu.
Dudung tak merasa terganggu oleh pelaporan tersebut. Menurut dia, lantaran laporan itu hanya bentuk keterangan tertulis, maka dia telah memerintahkan Komandan Puspomad untuk meminta keterangan Koalisi itu secara langsung.
"Saya sampaikan ke Danpuspomad, silakan. Dilaporkannya kan tertulis, saya bilang kemarin, silakan datang," kata Dudung di Mabesad, Jakarta Pusat, Senin (7/2/2022).
Lebih jauh disampaikan Dudung, jika para anggota Koalisi tersebut betul-betul datang, dirinya meminta kepada Danpuspomad untuk dicek siapa saja di baliknya. Bahkan, kepada Danpuspomad dirinya meminta untuk difoto satu persatu anggota Koalisi.
"Cek siapa koalisi itu, orang-orang itu siapa saja. Nanti kalau datang, Danpuspomad foto satu-satu mukanya, biar kita tahu siapa mereka," ucapnya.
Dia kembali memastikan tidak mempermasalahkan pelaporan tersebut. Menurut dia, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan ketimbang terlalu sibuk dengan urusan seperti itu.
Lihat Juga :