2 Tokoh Lingkaran Pendukung Jokowi Dinilai Cocok Jadi Sekjen PBNU
Senin, 10 Januari 2022 - 21:24 WIB
loading...
Ketua Umum PBNU terpilih Yahya Cholil Staquf (kanan) bersama mantan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj (kiri) menyampaikan keterangan usai pemilihan Ketua Umum PBNU, Jumat (24/12/2021).Foto/Antara
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Golkar Nusron Wahid dan Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Bidang Informasi dan Komunikasi PolitikJuri Ardiantoro dinilai cocok menjabat Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ) periode 2021-2026. Juri juga merupakan Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA).
“Selain Nusron Wahid yang notabene orang partai, nama alternatif yang tak kalah cocok untuk menempati posisi Sekjen PBNU adalah Juri Ardiantoro,” kata Direktur Eksekutif Indostrategic Ahmad Khoirul Umam kepada SINDOnews, Senin (10/1/2022).
Menurut dia, nama Juri Ardiantoro memang relatif lebih masuk akal dan mudah melebur dengan visi dan komitmen KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya kepada muktamirin di Muktamar 34 NU lalu yang berjanji untuk kembali ke garis perjuangan Khittah NU 1926 dengan menjaga netralitas dan independensi NU dari jebakan politik praktis.
Baca juga: Susunan Pengurus PBNU Periode 2021-2026 Diumumkan Bulan Ini
“Selain Nusron Wahid yang notabene orang partai, nama alternatif yang tak kalah cocok untuk menempati posisi Sekjen PBNU adalah Juri Ardiantoro,” kata Direktur Eksekutif Indostrategic Ahmad Khoirul Umam kepada SINDOnews, Senin (10/1/2022).
Menurut dia, nama Juri Ardiantoro memang relatif lebih masuk akal dan mudah melebur dengan visi dan komitmen KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya kepada muktamirin di Muktamar 34 NU lalu yang berjanji untuk kembali ke garis perjuangan Khittah NU 1926 dengan menjaga netralitas dan independensi NU dari jebakan politik praktis.
Baca juga: Susunan Pengurus PBNU Periode 2021-2026 Diumumkan Bulan Ini
Lihat Juga :