Jelang Nataru, Kapolri: Mapping Kerawanan dan Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Kamis, 23 Desember 2021 - 12:47 WIB
loading...
A
A
A
Tak hanya itu, Sigit juga meminta seluruh masyarakat turut mewaspadai maraknya aksi kriminal lain seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), balap liar, pesta miras dan narkoba hingga kerumunan masyarakat yang berpotensi penyebaran Covid-19.
"Maka dari itu, Operasi Lilin 2021 ini harus terlaksana secara optimal. Kejahatan dan gangguan Kamtibmas ini harus dicegah dan diantisipasi. Sehingga masyarakat bisa merayakan Natal dan Tahun Baru dengan nyaman dan bebas dari gangguan kamtibmas serta bahaya Covid-19," tuturnya.
Diketahui, Operasi Lilin 2021 resmi dilaksanakan mulai Kamis (23/12/2021) sampai dengan 2 Januari 2022 mendatang. Sebanyak 177.212 personil gabungan dilibatkan dalam operasi ini.
Ratusan ribu personel gabungan itu nantinya akan berfokus pada pengamanan 54.959 objek di seluruh Indonesia, seperti gereja, tempat wisata, pusat perbelanjaan, dan terminal. Selain itu, sebanyak 19.464 pos pengamanan serta 1.082 pos pelayanan juga didirikan selama Nataru.
"Maka dari itu, Operasi Lilin 2021 ini harus terlaksana secara optimal. Kejahatan dan gangguan Kamtibmas ini harus dicegah dan diantisipasi. Sehingga masyarakat bisa merayakan Natal dan Tahun Baru dengan nyaman dan bebas dari gangguan kamtibmas serta bahaya Covid-19," tuturnya.
Diketahui, Operasi Lilin 2021 resmi dilaksanakan mulai Kamis (23/12/2021) sampai dengan 2 Januari 2022 mendatang. Sebanyak 177.212 personil gabungan dilibatkan dalam operasi ini.
Ratusan ribu personel gabungan itu nantinya akan berfokus pada pengamanan 54.959 objek di seluruh Indonesia, seperti gereja, tempat wisata, pusat perbelanjaan, dan terminal. Selain itu, sebanyak 19.464 pos pengamanan serta 1.082 pos pelayanan juga didirikan selama Nataru.
(maf)
Lihat Juga :