Moeldoko Bentuk Sistem Layanan Nasional untuk Kesehatan Jiwa

Kamis, 23 April 2020 - 00:25 WIB
loading...
Moeldoko Bentuk Sistem...
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Di tengah wabah pandemik corona, banyak masyarakat yang panik dan takut berlebihan. Hal itu akibat derasnya informasi dan juga virus corona yang memang mengerikan. Melihat situasi tersebut, Kantor Staf Presiden (KSP) membentuk sistem layanan nasional untuk kesehatan jiwa.

Ini dilakukan agar masyarakat bisa lebih mengontrol keadaan semakin baik. Dan juga tentunya kualitas kesehatan mental masyarakat akibat kehidupan sehari-hari menjadi serba tidak menentu, dengan wabah Covid-19 ini.

"Orang yang mulai terganggu dengan kegelisahan harus didampingi dan dibimbing oleh ahli yang mengerti, sehingga tidak berakhir pada kondisi yang lebih parah, melebihi masalah akibat virus Corona itu sendiri," tegas Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dalam siaran persnya, Rabu (22/4/2020).

Konsultasi ini dilakukan untuk mengurangi tingkat stress berlebih di masyarakat akibat informasi corona. Layanan kesehatan jiwa untuk mencegah memburuknya kondisi mental masyarakat. Dikatakan Moeldoko, masalah kesehatan jiwa selama masa pandemi Corona mendapat perhatian dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas.

"Kita seharusnya tidak mengabaikan dampak kesehatan mental dari wabah ini. Ada banyak ketakutan dan kecemasan dan itu dapat mendorong perilaku yang merugikan diri sendiri," kata Moeldoko.

Moeldoko menjelaskan layanan kesehatan mental tersebut mencakup tiga langkah strategis yaitu edukasi publik, konsultasi awal, dan pendampingan. Edukasi publik mengenai kesehatan mental kepada publik melalui sarana konten website, press conference di media center, webinar berkala di YouTube Gugus Tugas, SMS Blast dan infografis untuk disebar melalui jaringan WAG serta media sosial.

Sementara konsultasi awal psikologi dapat diakses publik melalui kanal chatbot, layanan telemedicine, call center, dan aplikasi. "Untuk upaya ini dibutuhkan tim psikologi bertugas menjawab panggilan 24 jam dan perlu ada shift bertugas dari tim psikolog," papar Moeldoko.

Kemudian, pada upaya pendampingan dilakukan terhadap masyarakat atau pasien yang membutuhkan konsultasi secara berkala. Moeldoko mengajak berbagai pihak untuk dapat berkontribusi bersama dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan jiwa masyarakat di tengah pandemi Corona.

"Untuk tahap (pendampingan) ini dilakukan dengan perjanjian dengan psikologi via telepon atau vicon meeting. Khusus kasus KDRT, HIMPSI dapat bekerja sama dengan Kementerian PPA," jelas Moeldoko.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dilantik Jadi Kepala...
Dilantik Jadi Kepala KSP, Kekayaan Dudung Abdurachman Rp13,3 Miliar
Profil Dudung Abdurachman,...
Profil Dudung Abdurachman, Mantan KSAD dan Jenderal Kostrad yang Jadi Kepala Staf Kepresidenan
Ini 6 Pejabat Baru yang...
Ini 6 Pejabat Baru yang Dilantik Prabowo dalam Reshuffle Kabinet Jilid V
Tiba di Istana Jelang...
Tiba di Istana Jelang Pelantikan, Qodari: Presiden Minta Saya Bantu Komunikasi
KSP Sebut Penerima Manfaat...
KSP Sebut Penerima Manfaat Program MBG Tembus 61 Juta Orang
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Polisi Tetapkan ART...
Polisi Tetapkan ART Angel Lelga sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencurian, Langsung Ditahan
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Berita Terkini
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Infografis
15 Lagu Nasional Terbaik...
15 Lagu Nasional Terbaik untuk HUT Ke-80 RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved