NU Didorong Ciptakan Kemandirian di Bidang Ekonomi

Kamis, 25 November 2021 - 20:23 WIB
loading...
NU Didorong Ciptakan...
Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU), Ali Masykur Musa mendorong NU mampu menciptakan kemandirian di bidang ekonomi. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Sebagai ormas Islam, Nahladlatul Ulama (NU) harus mampu menciptakan kemandirian ekonomi. Dengan jumlah anggota lebih dari 100 juta orang plus ekonomi kuat, maka NU akan menjadi organisasi yang bisa menentukan arah Indonesia ke depan.

Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Ali Masykur Musa mengatakan, beberapa program yang perlu dijalankan untuk melahirkan kemandirian ekonomi NU adalah memiliki badan hukum ekonomi dengan sistem tersentralisasi di pusat, tapi operasionalnya sampai ke tingkat Wilayah, Cabang, MWC, dan Ranting.

"Badan hukum ekonomi dimaksud adalah dalam bentuk NU Incorporation atau Badan Usaha Milik Nahdlatul Ulama (BUMNU) yang meliputi produksi, trading ekspor-impor, ritel di bidang kebutuhan pokok, manufaktur, dan pengelolaan sumber daya alam," kata Ali Masykur Musa dalam webinar pramuktamar NU dengan Tema Proyeksi Kemandiran NU Menuju Abad ke-2, Kamis (25/11/2021). Selain Ali Masykur, pembicara dalam webinar tersebut adalah Prof Muhammad Nuh, Gus Nadirsyah Hosen, dan Safira Rosa Machrusah.

Baca juga: Ali Masykur Musa: NU Harus Berperan Ciptakan Perdamaian Dunia

Menurut Ali Masykur, mayoritas warga NU adalah petani dan nelayan di desa. Karena itu, NU harus mempunyai program untuk mempersiapkan para petani dan nelayan, sehingga mempunyai nilai tukar yang tinggi, untuk mendapat proteksi sejak dari hulu sampai hilir yang meliputi permodalan, produksi, distribusi dan harga, serta mendapatkan jaminan asuransi.

"Petani dan nelayan harus menjadi subjek ekonomi yang berhak menikmati relasi pembangunan ekonomi di negeri ini," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Halaqoh Kiai Muda NU...
Halaqoh Kiai Muda NU Soroti Kepemimpinan di PBNU
Jelang Muktamar, Kiai...
Jelang Muktamar, Kiai Muda NU Konsolidasikan Gerakan Moral dari Solo Raya
Keresahan Warga NU Menguat,...
Keresahan Warga NU Menguat, Mubes DIY Desak PBNU Kembali ke Khittah
Paradoks NU: Ketika...
Paradoks NU: Ketika Membesar, Jangan Sampai Kehilangan Akar
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
Nahdliyin Muda Batang:...
Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
Pesan Iduladha 2026...
Pesan Iduladha 2026 dari Ketum PBNU: Teguhkan Iman, Siap Berkorban demi Masa Depan Lebih Baik
Rekomendasi
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Berita Terkini
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved