Jelang Muktamar NU, Wapres Minta Kedepankan Musyawarah

Jum'at, 12 November 2021 - 18:29 WIB
loading...
Jelang Muktamar NU,...
NU akan mengadakan Muktamar ke-34 pada 23-25 Desember 2021. Wapres Maruf Amin yang juga Ketua Majelis Tahkim NU mengimbau agar mengedepankan musyawarah. Foto/Setwapres
A A A
JAKARTA - Nahdlatul Ulama (NU) akan mengadakan Muktamar ke-34 pada 23-25 Desember 2021. Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin yang juga Ketua Majelis Tahkim NU mengimbau agar Muktamar NU mengedepankan musyawarah.

Baca juga: Dukung Said Aqil di Muktamar NU, PCNU Se-Kalbar: Kami Punya Hubungan Batin

"Semua proses persidangan dan pemilihan nanti harus mengedepankan musyawarah. Kedepankan dulu musyawarah sehingga suasananya sejuk," kata Wapres dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/11/2021).

Baca juga: Jelang Muktamar NU, PCNU se-Kalimantan Barat Dukung KH Said Aqil Siradj

Majelis Tahkim adalah dewan etik yang terdiri dari para ulama sepuh, untuk menjaga pelaksanaan Muktamar NU, dengan menjunjung tinggi aturan-aturan dan akhlakul karimah.

Wapres menekankan, agar semua pihak dapat menaati aturan-aturan yang telah dilakukan pada muktamar sebelumnya. "Musyawarah untuk mencapai mufakat. Kalau tidak bisa, baru lakukan pemungutan suara," ucapnya.

Pada pemilihan Rais Aam lanjutnya, Wapres meminta agar tetap menjalankan mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa). Sementara pemilihan Ketua Umum, sesuai aturan, pemilihan dilakukan dengan pemungutan suara oleh PWNU, PCNU, dan PCINU.

Ketua Organizing Committee (OC) KH M Imam Aziz menambahkan, bahwa Wapres akan bersedia hadir secara fisik pada Muktamar ke-34 NU, mulai dari pembukaan hingga penutupan. Hal itu dalam rangka memantau, menunggui, dan menjaga pelaksanaan muktamar.

"Adanya Majelis Tahkim ini penting untuk penyelenggaraan muktamar. Sebab, NU bukan organisasi biasa, tetapi organisasinya para ulama. Karenanya, NU menjadi tempat pembelajaran semua pihak, baik di internal NU, maupun masyarakat pada umumnya," tutupnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Jelang Muktamar, Kiai...
Jelang Muktamar, Kiai Muda NU Konsolidasikan Gerakan Moral dari Solo Raya
Keresahan Warga NU Menguat,...
Keresahan Warga NU Menguat, Mubes DIY Desak PBNU Kembali ke Khittah
Kritik Tajam KH Abdul...
Kritik Tajam KH Abdul Muhaimin: Struktur PBNU Sekarang Seperti One Man Show
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
Rekomendasi
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Argentina vs Aljazair:...
Argentina vs Aljazair: Messi dan Misi Pertahankan Takhta Piala Dunia
Berita Terkini
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved