Gus Muhaimin: Makna Ikrar Sumpah Pemuda Harus Disesuaikan dengan Zaman
Kamis, 28 Oktober 2021 - 17:43 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, Gus Muhaimin mendorong pemerintah memperbanyak stimulus untuk anak-anak muda Indonesia, baik berupa tambahan beasiswa di luar maupun dalam negeri, hingga program pelatihan untuk keahlian-keahlian khusus.
“Jangan sampai ada anak muda di Indonesia yang nganggur. Di DPR saya terus dorong. Karena anak muda itu yang penting dipancing aja. Bantu juga asah skill, seperti membuat konten, handycraft, pertanian dan lainnya. Cukup setahun, kemudian kasih modal,” ujarnya.
Gus Muhaimin menyinggung soal UU Nomor 40 tahun 2009 yang menjadi landasan untuk memajukan pemuda-pemudi Indonesia. DPR RI dia sebut terus mendorong agar pemerintah memberikan banyak kemudahan untuk mendukung produktivitas kaum muda.
Dia mengatakan banyak negara yang iri dengan Indonesia karena memiliki banyak penduduk dari kaum muda. Ia pun bersyukur Indonesia memiliki bonus demografi yang akan membuat negara semakin lebih maju.
“Banyak negara jumlah penduduk besar tapi tua-tua. Di negara-negara Amerika, Eropa, sekarang ekonomi mereka turun karena nggak ada orang muda. Jerman nangis-nangis cari tenaga kerja susah. Penduduknya kakek-kakek semua. Indonesia akan jadi negara maju karena anak mudanya 53 persen, itu jumlah yang menggairahkan,” tutur Gus Muhaimin. CM
“Jangan sampai ada anak muda di Indonesia yang nganggur. Di DPR saya terus dorong. Karena anak muda itu yang penting dipancing aja. Bantu juga asah skill, seperti membuat konten, handycraft, pertanian dan lainnya. Cukup setahun, kemudian kasih modal,” ujarnya.
Gus Muhaimin menyinggung soal UU Nomor 40 tahun 2009 yang menjadi landasan untuk memajukan pemuda-pemudi Indonesia. DPR RI dia sebut terus mendorong agar pemerintah memberikan banyak kemudahan untuk mendukung produktivitas kaum muda.
Dia mengatakan banyak negara yang iri dengan Indonesia karena memiliki banyak penduduk dari kaum muda. Ia pun bersyukur Indonesia memiliki bonus demografi yang akan membuat negara semakin lebih maju.
“Banyak negara jumlah penduduk besar tapi tua-tua. Di negara-negara Amerika, Eropa, sekarang ekonomi mereka turun karena nggak ada orang muda. Jerman nangis-nangis cari tenaga kerja susah. Penduduknya kakek-kakek semua. Indonesia akan jadi negara maju karena anak mudanya 53 persen, itu jumlah yang menggairahkan,” tutur Gus Muhaimin. CM
(ars)
Lihat Juga :