Jokowi Minta Kepala Daerah Imbau Warganya Tak Bepergian saat Libur Natal dan Tahun Baru
Selasa, 26 Oktober 2021 - 12:34 WIB
loading...
Presiden Jokowi mengingatkan seluruh kepala daerah untuk mengelola dan mengatur libur Natal dan Tahun Baru yang berpotensi menimbulkan peningkatan kerumunan dan mobilitas masyarakat seperti mudik. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Jokowi mengingatkan seluruh kepala daerah untuk mengelola dan mengatur libur Natal dan Tahun Baru yang berpotensi menimbulkan peningkatan kerumunan dan mobilitas masyarakat seperti mudik. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, libur panjang akhir tahun menyebabkan peningkatan penyebaran Covid-19 yang tidak kecil.
"Saya minta betul-betul agar dikelola, diatur, sehingga Natal dan Tahun Baru ini berjalan dengan tidak ada kerumunan," kata Jokowi dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden pada Selasa (26/10/2021).
Hal itu dikatakan Jokowi saat memberikan pengarahan kepada para kepala daerah se-Indonesia secara virtual di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (25/10/2021).
Baca juga: Update, 6.039 WNI Terkinfirmasi Covid-19 di Luar Negeri
Berdasarkan hasil survei, ada 19,9 juta orang yang berniat mudik pada momen libur tersebut. Menurut Presiden, jumlah yang tidak sedikit tersebut harus diantisipasi oleh semua provinsi, kabupaten, dan kota.
"Inilah yang harus kita antisipasi, semua provinsi, semua kabupaten dan kota harus mengingatkan warganya agar Natal dan Tahun Baru ini lebih baik tidak bepergian ke mana-mana," kata Presiden.
"Saya minta betul-betul agar dikelola, diatur, sehingga Natal dan Tahun Baru ini berjalan dengan tidak ada kerumunan," kata Jokowi dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden pada Selasa (26/10/2021).
Hal itu dikatakan Jokowi saat memberikan pengarahan kepada para kepala daerah se-Indonesia secara virtual di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (25/10/2021).
Baca juga: Update, 6.039 WNI Terkinfirmasi Covid-19 di Luar Negeri
Berdasarkan hasil survei, ada 19,9 juta orang yang berniat mudik pada momen libur tersebut. Menurut Presiden, jumlah yang tidak sedikit tersebut harus diantisipasi oleh semua provinsi, kabupaten, dan kota.
"Inilah yang harus kita antisipasi, semua provinsi, semua kabupaten dan kota harus mengingatkan warganya agar Natal dan Tahun Baru ini lebih baik tidak bepergian ke mana-mana," kata Presiden.
Lihat Juga :