Kontroversi Sukmawati: Dugaan Ijazah Palsu Hingga Tersandung Pelecehan Agama

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 09:15 WIB
loading...
Kontroversi Sukmawati:...
Putri Proklamator Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri kembali menjadi perbincangan publik. Foto/Reuters
A A A
JAKARTA - Putri Proklamator Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri kembali menjadi perbincangan publik. Dia memutuskan untuk pindah agama dari Islam ke Hindu. Ritual pindah agama akan dijalaninya pada Selasa 26 Oktober 2021 di Kawasan Sukarno Heritage Situs Cagar Budaya, Jalan Mayor Metra, Bale Agung Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali.

Lokasi tersebut merupakan Rumah asal ibunda Soekarno , Nyoman Rai Srimben. Sukmawati tergolong cukup sering masuk pemberitaan media massa karena membuat kontroversi, apa saja?

Sukmawati pada 4 November 2008 pernah dilaporkan ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri atas dugaan penggunaan ijazah palsu. Ijazah SMA 3 Jakarta yang diduga dipalsukannya untuk syarat menjadi calon anggota legislatif. Saat itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang menjadi pelapor. Namun, Sukmawati lolos dari jeratan hukum walaupun sempat ditetapkan sebagai tersangka. Saat itu, Bareskrim Polri menilai tidak memenuhi unsur pidana pemilu.

Baca juga: Tepat di Usia 70 Tahun Sukmawati Soekarnoputri Jalani Ritual Pindah Agama dari Islam ke Hindu

Beberapa tahun berikutnya, Sukmawati kembali menyedot perhatian. Dia melaporkan Habib Rizieq Shihab ke Bareskrim Polri pada 27 Oktober 2016. Alasannya, Rizieq dianggap telah melecehkan Pancasila dan ayahnya, Soekarno. Saat itu Bareskrim Polri menindaklanjuti laporan Sukmawati dengan melimpahkannya ke Polda Jawa Barat. Sebab, ceramah Rizieq yang dipersoalkan Sukmawati disampaikan di wilayah Jawa Barat. Namun, Polda Jawa Barat menyatakan kassus itu tidak cukup bukti dan mengeluarkan surat pemberitahuan penghentian penyidikan (SP3) pada Februari 2018.

Sukmawati kembali membuat heboh. Kali ini, penyebabnya adalah puisi berjudul 'Ibu Indonesia' yang dibacakannya pada acara 29 tahun Anne Avantie Berkarya, Indonesia Fashion Week (IFW) 2018 di JCC, Senayan, Jakarta, 29 Maret 2018. Dalam puisi itu, dia membandingkan cadar dengan tusuk konde dan kidung dengan azan. Tidak sedikit pihak yang melaporkan Sukmawati ke Bareskrim Polri saat itu. Bahkan, 28 laporan dugaan penodaan agama dari berbagai pihak diterima polisi saat itu. Sukmawati pun meminta maaf. Dia mengaku tidak memiliki niatan untuk menghina umat Islam melalui puisinya itu. Sukmawati sempat mendatangi Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur (Jatim) di Jalan Masjid Al-Akbar pada Rabu (18/4/2018). Kedatangan putri pertama RI Soekarno itu untuk meminta maaf atas puisi ‘Ibu Indonesia’ yang dituduh menista agama Islam. Polisi pun menghentikan kasus tersebut, alasannya tidak menemukan tindakan pidana dan perbuatan melawan hukum.

Baca: Sukmawati Pindah Agama Hindu Sudah Seizin Saudara dan Keluarga, Termasuk Megawati

Kemudian, pada 15 November 2019 Sukmawati dilaporkan sejumlah pihak ke Polda Metro Jaya atas tuduhan melakukan penistaan agama. Dia dianggap telah membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Presiden Soekarno. Pernyataan Sukmawati yang dipersoalkan itu saat acara diskusi bertajuk "Bangkitkan Nasionalisme Bersama Kita Tangkal Radikalisme dan Berantas Terorisme". Penyidik saat itu meminta pelapor melengkapi barang bukti.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Pesta Babi dan Politik...
'Pesta Babi' dan Politik Identitas
Kontroversi Amien Rais,...
Kontroversi Amien Rais, Pigai: Kebebasan Berbicara Ada Batasnya!
Prabowo: Dharma Santi...
Prabowo: Dharma Santi 2026 Jadi Momentum Mempererat Persaudaraan
Kenang KH Abdul Wahab...
Kenang KH Abdul Wahab Hasbullah, Kiai Ma'ruf Amin: Ulama, Negarawan, dan Politisi
Jelang Peringatan Sumpah...
Jelang Peringatan Sumpah Pemuda, Hasto Ingatkan Pesan Bung Karno
Awkarin Pamer Foto Pakai...
Awkarin Pamer Foto Pakai Mukena usai Disebut Pindah Agama di Momen Lebaran
Rayakan Nyepi, Warga...
Rayakan Nyepi, Warga Binaan Lapas Lombok Barat Gelar Pawai Ogoh-ogoh
Gubernur Pramono Anung...
Gubernur Pramono Anung Bersama Megawati Resmikan Taman Bendera Pusaka
Rekomendasi
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Berita Terkini
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved