Kenakan Rompi Tahanan, Eks Sekretaris MA dan Menantu 'Dipajang' KPK

Selasa, 02 Juni 2020 - 15:37 WIB
loading...
Kenakan Rompi Tahanan,...
Konferensi pers KPK mengenai penangkapan mantan Sekretaris MA Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono. Foto/Youtube KPK
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangkap mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi Abdurrachman dan menantunya, Rezky Herbiyono. Keduanya ditangkap pada Senin 1 Juni 2020 dan telah ditahan.

Saat menggelar konferensi pers, Selasa (2/6/2020) siang, KPK membawa serta kedua tersangka yang sudah mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK.

Konferensi dilakukan Ketua KPK Nurul Ghufron bersama Deputi Bidang Penindakan KPK Irjen Pol Karyoto dan Pelaksana Tugas Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri.

Saat hendak memulai konferensi pres, empat pengawal tahanan membawa masuk Nurhadi dan Rezky dalam ruangan. Keduanya lantas dipajang dengan membelakangi Ghufron, Karyoto, dan Ali. Kemeja yang dikenakan Nurhadi dan batik yang dipakai Rezky sudah berbalut rompi tahanan KPK oranye bergaris hitam.(Baca juga: Buron Tiga Bulan, KPK Tangkap Eks Sekretaris MA Nurhadi dan Menantu )

Plt Jubir Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri menjelaskan secara singkat kasus yang disangkakan terhadap Nurhadi dan Rezky yakni suap kurun 2015-2016 dan gratifikasi kurun 2014-2016 terkait pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).

Ali mengungkapkan, Nurhadi dan Rezky yang sebelumnya juga telah dimasukkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO) alias buron selama lebih tiga bulan, telah berhasil ditangkap tim KPK pada Senin (1/6/2020) malam.

Sebelum Ghufron menyampaikan pernyataan, pengawal tahanan kembali membawa Nurhadi dan Rezky ke ruang pemeriksaan yang berada di lantai dua Gedung Merah Putih. Praktis Nurhadi dan Rezky berada di ruang konferensi pers (konpers) hanya sekitar dua menit.

Nurul Ghufron menjelaskan, KPK memiliki alasan kenapa Nurhadi Abdurrachman dan Rezky Herbiyono yang ditangkap kemudian ditunjukkan saat konferensi pers dan kemudian dikembalikan ke ruang pemeriksaan. Wajah dua tersangka tidak dihadapkan ke kamera.

Ghufron menjelaskan dihadirkannya kedua tersangka itu merupakan bentuk pertanggungjawaban kepada publik.

"Perlu kami jelaskan dulu bahwa kenapa para pihak yang kami tangkap itu kami kembalikan ke tempatnya (ruang pemeriksaan) karena memang proses pemeriksaan masih sedang berlangsung ya. Yang penting kami telah membuktikan yang bersangkutan telah berada di KPK. Makanya itu poin penting yang bersangkutan dihadirkan (dalam ruang konferensi pers-red)," kata Ghufron.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan...
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit di Muara Enim
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Pimpinan Lembaga Antirasuah...
Pimpinan Lembaga Antirasuah Diduga Terseret Kasus MBG, Ini Tanggapan KPK
KPK: OTT di BPK Terkait...
KPK: OTT di BPK Terkait Temuan Pengadaan Smart TV di Muara Enim
PTPN III Gandeng KPK...
PTPN III Gandeng KPK Bangun Integritas dan Cegah Korupsi
Rumah Bupati Sugiri...
Rumah Bupati Sugiri Sancoko Digeledah, 3 Mobil Hardtop dan 1 Alphard Disita
KPK Periksa 9 Saksi,...
KPK Periksa 9 Saksi, Telusuri Pemberian Uang ke Bupati Gatut Sunu Wibowo
Gubernur Sultra Gandeng...
Gubernur Sultra Gandeng KPK Perkuat Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih
Rekomendasi
Amerika Serikat vs Paraguay:...
Amerika Serikat vs Paraguay: Awal Krusial di Grup D Piala Dunia 2026
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved