Moeldoko Ingatkan Program yang Membantu Rakyat Tak Terkendala Birokrasi

Jum'at, 13 Agustus 2021 - 11:24 WIB
loading...
Moeldoko Ingatkan Program...
Kepala Kantor KSP, Moeldoko mendorong penguatan program Puskesos dalam memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat di seluruh penjuru Indonesia terutama di daerah terpencil dan terpelosok. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kantor Staf Presiden (KSP) mendorong penguatan program Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) dalam memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat di seluruh penjuru Indonesia terutama di daerah terpencil dan terpelosok.

Sebelum pandemi COVID-19 menghampiri 135 negara termasuk Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan lima arahan besar, yaitu pembangunan SDM, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, penyederhanaan birokrasi, dan transformasi ekonomi.

Pandemi COVID-19 menuntut pelayanan birokrasi pemerintah yang semakin cepat dan semakin mudah bagi masyarakat. “Pemerintah tidak bisa lagi bekerja dengan cara biasa namun dituntut untuk mampu melakukan percepatan-percepatan serta memastikan pelayanan kepada masyarakat semakin mudah,” ujar Kepala Kantor KSP Moeldoko dikutip dari rilis tertulisnya pada Jumat, (13/8/2021).

Puskesos adalah adalah program yang dicanangkan oleh Kementerian Sosial pada tahun 2016 untuk mempermudah masyarakat miskin mengakses berbagai layanan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), program Bantuan Sosial Tunai (BST), dan program Sembako. Pada tahun 2020, Puskesos telah tersebar di 155 kabupaten/kota dan 7.474 desa/kelurahan.

Berkolaborasi dengan Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi serta Kementerian Dalam Negeri, ke depannya Puskesos akan lebih banyak tersebar di tingkat desa agar semakin mudah diakses oleh masyarakat dan beberapa pelayanan pencatatan sipil juga bisa melalui Puskesos.

Pada hari Kamis 12 Agustus 2021, pihak Kemendagri, Kemendes PDTT, Kemensos dan Media Tempo berinisiatif untuk mengadakan acara Webinar bertajuk “Mengembangkan Puskesos-SLRT: Mengawal Reformasi Sistem Perlindungan Sosial Nasional” secara daring yang diikuti oleh lebih dari 1,100 peserta.

“Event webinar mengenai Puskesos yang diadakan pada Hari Kamis mencerminkan mindset pemerintah bahwa program yang bagus dan yang membantu rakyat tidak boleh mangkrak. Pemerintah berkomitmen bahwa yang namanya bantuan sosial, bantuan pendidikan, bantuan kesehatan, bantuan desa, sampai pencatatan sipil harus bisa dilayani satu pintu. Masyarakat miskin tidak diping-pong ke banyak gedung. Cukup ke satu titik Puskesos dan selama memenuhi syarat maka bisa mendapatkan berbagai layanan,” jelas Moeldoko.

Berbagai studi menunjukkan bahwa pandemi COVID-19 berdampak pada kenaikan angka kemiskinan di Indonesia namun Presiden Jokowi menargetkan angka kemiskinan kronis akan turun mencapai di bawah 1% pada tahun 2024. Oleh karenanya, Puskesos diharapkan dapat memainkan peran dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk menurunkan angka kemiskinan.

Salah satu upaya untuk mendukung kemulusan sinergi lintas program adalah pemanfaatan teknologi informasi untuk memastikan Big Data yang valid dan andal.

Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) dan Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) digunakan Puskesos untuk membantu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat miskin serta menghubungkan mereka dengan seluruh program-program layanan dasar yang tersebar di berbagai Kementerian/Lembaga di tingkat pusat dan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di tingkat Daerah.

KSP pun berkomitmen untuk terus mendorong adanya reformasi pada program perlindungan sosial (perlinsos) dari pemerintah yang lebih inklusif dan melibatkan peran masyarakat dan organisasi sipil secara aktif terutama di daerah.

“Harapan kita melalui upaya pengintegrasian, konsolidasi dan perbaikan tata kelola di lapangan, kita akan melibatkan organisasi masyarakat sipil untuk memperkuat peran relawan dan peran masyarakat dalam program-program dan agenda-agenda perlindungan sosial,” kata Deputi II KSP Bidang Pembangunan Manusia, Abetnego Panca Putra Tarigan.

Abetnego juga menyadari adanya kesulitan dalam melibatkan masyarakat di dalam agenda-agenda, program-program atau institusi yang dikembangkan oleh pemerintah terkait dengan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos). Namun inilah tantangan yang harus dijawab oleh pemerintah dan menjadi PR bersama yang harus segera diselesaikan.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Kodam Baru Dibentuk...
5 Kodam Baru Dibentuk untuk Bantu Percepat Program Pemerintah
Istana Ungkap 4 Ajudan...
Istana Ungkap 4 Ajudan Presiden Prabowo Masih Penataran
2 Bulan Pemerintahan...
2 Bulan Pemerintahan Prabowo-Gibran, Airlangga Ungkap Deretan Kebijakan Pro Rakyat Sudah Digulirkan
Serahkan Nasib KSP ke...
Serahkan Nasib KSP ke Prabowo, Moeldoko Ancang-ancang Kembali Berbisnis
Istana Jawab Isu Pemerintah...
Istana Jawab Isu Pemerintah Sewa 1.000 Mobil untuk HUT ke-79 RI di IKN
KSP Bangun Rencana Aksi...
KSP Bangun Rencana Aksi Pangan dan Nutrisi Bersama 21 Tokoh Muda
Moeldoko Tak Setuju...
Moeldoko Tak Setuju TNI Berbisnis: TNI Profesional, Jangan Bergeser!
Jokowi Targetkan Ngantor...
Jokowi Targetkan Ngantor di IKN Akhir Juli, Ngabalin: Kalau Allah Menghendaki dan Tidak Hujan
Hadapi Bonus Demografi,...
Hadapi Bonus Demografi, IFN Ajak 24 Tokoh Muda Optimalkan SDM Bangsa
Rekomendasi
Cedera, Leo Rolly Mundur...
Cedera, Leo Rolly Mundur dari Skuad Indonesia di Piala Sudirman 2025
LG Batal Bangun Pabrik...
LG Batal Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik di RI, Menteri Rosan Ungkap Penggantinya
Apartemen di Kemayoran...
Apartemen di Kemayoran Kebakaran, Api Terlihat di Balkon
Berita Terkini
Jebolan Sepa dan Akpol...
Jebolan Sepa dan Akpol 1993 Tembus Bintang 3 Polri, Nomor 1 Wakil Kepala BSSN
1 jam yang lalu
Laporkan Ahmad Dhani...
Laporkan Ahmad Dhani ke Bareskrim, Rayen Pono Bawa 3 Bukti
5 jam yang lalu
Ahmad Dhani Dilaporkan...
Ahmad Dhani Dilaporkan ke Bareskrim terkait Dugaan Penghinaan Marga
5 jam yang lalu
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Menteri Rapatkan Barisan, Cak Imin Sangkal terkait Pemilu 2029
6 jam yang lalu
Revisi UU LLAJ Dinilai...
Revisi UU LLAJ Dinilai Bisa Jadi Solusi Tertibkan Truk ODOL
6 jam yang lalu
Presiden Prabowo dan...
Presiden Prabowo dan Mentan Amran Pimpin Tanam Padi Serentak di 14 Provinsi
6 jam yang lalu
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved