TV Analog Dimatikan dan STB Tak Gratis, Nurul Arifin: Kominfo Tidak Peka
Minggu, 01 Agustus 2021 - 07:23 WIB
loading...
A
A
A
Dalam situasi pandemi COVID-19 dimana masyarakat banyak yang mengalami kesulitan ekonomi, tidak sepantasnya Kemkominfo menambah beban kepada rakyat. Baca juga: Soal Umrah 1443 H, Pemerintah dan Asosiasi Sepakat Prioritaskan Penanganan Covid-19
Sebaliknya, Nurul meminta agar mereka harus menunjukkan empati yang tinggi kepada masyarakat. “Kominfo sama sekali tidak peka terhadap kondisi masyarakat yang sedang bertahan menghadapi pandemi ini. Televisi merupakan satu-satunya hiburan rakyat. Saat ini masih banyak masyarakat yang hanya punya TV analog,” tambah Nurul.
Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar itu juga memperingatkan agar Kemkominfo jangan rebut kebahagiaan rakyat dengan mematikan begitu saja TV analog dan memaksa mereka membeli STB, alih-alih memberikannya secara gratis. "Sebaiknya program ini ditunda dulu sampai reda pandemi. Atau kalau memang harus pindah saat ini, maka STB harus dibagikan secara gratis,” kata Nurul.
Kemkominfo yang meminta masyarakat untuk membeli STB yang sudah bersertifikat dan melihatnya di aplikasi SIRANI (tersedia di android dan iOS), atau di www.siarandigital.kominfo.go.id, menunjukkan niat mereka yang tidak tulus kepada masyarakat.
“Jangan mengambil keuntungan di tengah kesulitan yang sedang dihadapi rakyat. Masih ada waktu sampai tahun depan untuk merealisasikan program transisi analog ke digital. Saya minta hal ini jadi perhatian kita bersama,” tutur Nurul, yang meminta Kemkominfo agar benar-benar mempertimbangkan usulan tersebut.
Sebaliknya, Nurul meminta agar mereka harus menunjukkan empati yang tinggi kepada masyarakat. “Kominfo sama sekali tidak peka terhadap kondisi masyarakat yang sedang bertahan menghadapi pandemi ini. Televisi merupakan satu-satunya hiburan rakyat. Saat ini masih banyak masyarakat yang hanya punya TV analog,” tambah Nurul.
Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar itu juga memperingatkan agar Kemkominfo jangan rebut kebahagiaan rakyat dengan mematikan begitu saja TV analog dan memaksa mereka membeli STB, alih-alih memberikannya secara gratis. "Sebaiknya program ini ditunda dulu sampai reda pandemi. Atau kalau memang harus pindah saat ini, maka STB harus dibagikan secara gratis,” kata Nurul.
Kemkominfo yang meminta masyarakat untuk membeli STB yang sudah bersertifikat dan melihatnya di aplikasi SIRANI (tersedia di android dan iOS), atau di www.siarandigital.kominfo.go.id, menunjukkan niat mereka yang tidak tulus kepada masyarakat.
“Jangan mengambil keuntungan di tengah kesulitan yang sedang dihadapi rakyat. Masih ada waktu sampai tahun depan untuk merealisasikan program transisi analog ke digital. Saya minta hal ini jadi perhatian kita bersama,” tutur Nurul, yang meminta Kemkominfo agar benar-benar mempertimbangkan usulan tersebut.
(cip)
Lihat Juga :