Tak Hanya Indonesia, Satgas Sebut Ada 24 Negara Alami Lonjakan Kasus Covid-19
Selasa, 13 Juli 2021 - 20:32 WIB
loading...
Menurut WHO hampir lebih dari 24 negara di dunia sedang mengalami kenaikan kasus Covid-19 yang sangat tajam. FOTO/orfonline.org
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa saat ini tidak hanya Indonesia yang mengalami lonjakan kasus Covid-19 . Pasalnya, ada negara lain yang mengalami kasus serupa.
"Saya perlu memberitahu bahwa pada saat ini menurut WHO hampir lebih dari 24 negara di dunia sedang mengalami kenaikan kasus Covid-19 yang sangat tajam," katanya dalam konferensi pers, Selasa (13/7/2021).
Dia mengatakan Indonesia sebagai salah satu negara yang mengalami lonjakan kasus mencoba mengoptimalkan berbagai intervensi. Hal ini untuk meminimalisir penularan baik dengan memperhatikan kemunculan varian baru.
"Pengendalian mobilitas dan aktivitas sosial masyarakat, pengendalian Covid-19 yang berlapis dan percepatan vaksinasi di seluruh penjuru negeri," katanya.
Baca juga: Luhut: Jika Kasus Covid Belum Turun PPKM Darurat Diperpanjang
Wiku mengatakan, terkait kapan pandemi berakhir tergantung pada banyak hal. Salah satunya adalah soal keseriusan dan komitmen dalam disiplin protokol kesehatan. Selain itu juga ketegasan pemerintah pusat maupun daerah dalam menindak tegas mungkin pelanggarannya oleh individu, kelompok masyarakat atau institusi.
"Saya perlu memberitahu bahwa pada saat ini menurut WHO hampir lebih dari 24 negara di dunia sedang mengalami kenaikan kasus Covid-19 yang sangat tajam," katanya dalam konferensi pers, Selasa (13/7/2021).
Dia mengatakan Indonesia sebagai salah satu negara yang mengalami lonjakan kasus mencoba mengoptimalkan berbagai intervensi. Hal ini untuk meminimalisir penularan baik dengan memperhatikan kemunculan varian baru.
"Pengendalian mobilitas dan aktivitas sosial masyarakat, pengendalian Covid-19 yang berlapis dan percepatan vaksinasi di seluruh penjuru negeri," katanya.
Baca juga: Luhut: Jika Kasus Covid Belum Turun PPKM Darurat Diperpanjang
Wiku mengatakan, terkait kapan pandemi berakhir tergantung pada banyak hal. Salah satunya adalah soal keseriusan dan komitmen dalam disiplin protokol kesehatan. Selain itu juga ketegasan pemerintah pusat maupun daerah dalam menindak tegas mungkin pelanggarannya oleh individu, kelompok masyarakat atau institusi.
Lihat Juga :