Tinjau Vaksinasi di Surabaya, Panglima Paparkan 2 Strategi Vaksinasi
Jum'at, 09 Juli 2021 - 14:23 WIB
loading...
A
A
A
Sementara saat berbincang-bincang dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Hadi menanyakan hal-hal yang menjadi kendala dalam mendukung kegiatan vaksinasi ini. Khofifah puj terima kasih atas perbantuan dari TNI dan menyampaikan sedikit kendala dalam mobilisasi masyarakat.
Baca juga: Panglima TNI Targetkan Herd Immunity di Bandung Tercapai Akhir Agustus
"Karena antusiasnya warga, kami prihatin rawannya terjadi penumpukan massa. Allhamdulillah masyarakat Surabaya sangat merespons sekali kegiatan vaksinasi ini," kata Khofifah.
Panglima TNI mengatakan, supaya tidak terjadi penumpukan bagi masyarakat yang akan divaksin silakan mendatangi rumah sakit tingkat Korem, Polres atau instansi TNI lainnya yang menyelenggrakan vaksinasi. "Terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur atas pelaksanaan vaksinasi pagi hari ini yang diikuti kurang lebih 5.000 penerima vaksin," ucap Hadi.
Lebih lanjut Panglima TNI mengingatkan kepada masyarakat yang telah divaksin agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Menurut dia, vaksin bukan berarti kebal terhadap virus, melainkan untuk menjadi lebih siap dalam menghadapnya.
"Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada saudara-saudara semua masyarakat Surabaya untuk melaksanakan vaksin dan datang ke tempat ini," kata Hadi.
Baca juga: Panglima TNI Targetkan Herd Immunity di Bandung Tercapai Akhir Agustus
"Karena antusiasnya warga, kami prihatin rawannya terjadi penumpukan massa. Allhamdulillah masyarakat Surabaya sangat merespons sekali kegiatan vaksinasi ini," kata Khofifah.
Panglima TNI mengatakan, supaya tidak terjadi penumpukan bagi masyarakat yang akan divaksin silakan mendatangi rumah sakit tingkat Korem, Polres atau instansi TNI lainnya yang menyelenggrakan vaksinasi. "Terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur atas pelaksanaan vaksinasi pagi hari ini yang diikuti kurang lebih 5.000 penerima vaksin," ucap Hadi.
Lebih lanjut Panglima TNI mengingatkan kepada masyarakat yang telah divaksin agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Menurut dia, vaksin bukan berarti kebal terhadap virus, melainkan untuk menjadi lebih siap dalam menghadapnya.
"Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada saudara-saudara semua masyarakat Surabaya untuk melaksanakan vaksin dan datang ke tempat ini," kata Hadi.
(abd)
Lihat Juga :