Menkumham Bercanda soal AHY, Demokrat: Pejabat Publik Harus Berhati-hati

loading...
Menkumham Bercanda soal AHY, Demokrat: Pejabat Publik Harus Berhati-hati
Ketua Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra. Foto/Istimewa
JAKARTA - Candaan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR pada Rabu 9 Juni kemarin disoroti Partai Demokrat.

Demokrat menilai candaan Yasonna tidak tepat dan tidak sesuai konteks. Seperti diketahui, dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, AHY secara tidak langsung mengatakan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan masih lama menjadi presiden. "Kalau Bos Pak Benny masih lama barangkali (menjadi presiden," kata Yasonna. Baca juga: Jawab Pasal Penghinaan Presiden, Yasonna Kelakar Soal AHY Masih Lama Jadi Presiden

Adapun pernyataannya itu disampaikan kepada Benny K Harman anggota Komisi III DPR dari Partai Demokrat saat pembahasan Rancangan UU KUHP terkait pasal penghinaan presiden.

Ucapan Yasonna disoroti Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra. Melalui akun Twitternya, Mahendra menilai sikap Yasonna tidak bijak. Sebagai pejabat publik, Yasonna semestinya berhati-hati dalam berucap, termasuk dalam bercanda.



Mahendra juga mengucapkan terima kasih kepada anggota Komisi III DPR dari partainya, Santoso yang memprotes sikap Yasonna dalam rapat tersebut.

"Tidak bijak. Namanya pejabat publik, harus berhati-hati dalam memberikan statemen, termasuk dalam bercanda. Tidak pas konteksnya. Terima kasih, Bang Santoso. Sudah mewakili suara hati kader Partai Demokrat. Karena sudah minta maaf, meski masih sakit rasanya hati ini, tidak perlu kita perpanjang," kata Mahendra seperti dikutip dari lini masa akun Twitternya, @Herzaky_, Kamis (10/6/2021).Baca juga: Wacana Presiden Tiga Periode, AHY: Kita Kembali ke Masa Kelam Sebelum Reformasi
(dam)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top