Airlangga Hartarto dan Proyeksi Partai Golkar Memenangkan Pemilu 2024

Senin, 24 Mei 2021 - 17:45 WIB
loading...
Airlangga Hartarto dan...
Peneliti ARSC, Bagus Balghi menyebutkan sosok Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto memiliki peluang yang cukup prospektif mengingat kapasitasnya sebagai Menko Perekonomian. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Hasil survei nasional Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) terkait latar belakang Capres 2024 memunculkan sejumlah nama dari berbagai klaster sumber kepemimpinan. Antara lain, klaster ketua umum partai politik, TNI, Polri, menteri, kepala daerah dan perempuan. Dari klaster ketua umum partai, dua nama yang konsisten tinggi adalah Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto sebagai kandidat calon presiden (Capres) 2024.

Peneliti ARSC, Bagus Balghi menyebutkan sosok Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto memiliki peluang yang cukup prospektif mengingat kapasitasnya sebagai Menko Perekonomian yang menangani berbagai isu krusial hari ini. Baca juga: Kembali Diperpanjang, Airlangga Minta Semua Provinsi Wajib Terapkan PPKM Mikro

"Nama Airlangga Hartarto dan Prabowo Subianto dalam tingkatan yang berbeda namun menunjukkan konsistensi kemunculan dan prospek yang cukup besar dalam Pilpres 2024 mengingat keduanya adalah ketua umum partai besar, sekaligus menteri yang menangani isu vital. Khusus Airlangga Hartarto, menangani isu ekonomi rakyat dan penanganan pandemi,” ujar Bagus saat rilis survei yang dilakukan secara virtual, Sabtu (22/5/2021).

Berdasarkan survei ARSC, jelas Bagus, kriteria sosok sipil, memiliki kinerja yang terukur, pengalaman yang baik memiliki potensi yang besar untuk dipilih oleh publik. Posisi ketua umum partai menjadi penting karena otoritas pengambilan keputusan di tingkat partai. Hal ini berbeda dengan figur-figur politik yang populer secara individu namun lemah dalam akses partai. Sebagaimana sosok Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, meski elektabilitas tinggi saat ini namun membutuhkan proses yang panjang untuk mendapatkan tiket Capres 2024.

“Kami memprediksi akan terjadi gesekan pada internal sejumlah partai terkait rivalitas menuju Capres 2024, lebih menarik lagi, jika ada niatan dari beberapa partai lain yang akan melaksanakan konvensi sebagaimana diwacanakan oleh Partai Nasdem. Sementara partai yang sejak awal solid mendorong pencalonan ketua umum relatif lebih fokus membangun kinerja politik di tingkat basis, berguna tidak hanya untuk pilpres tapi juga untuk kepentingan Pileg dari partai tersebut,” kata Bagus.

Sementara dari kalangan menteri, nama Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menempati posisi teratas dengan perolehan 25,26%. Diikuti Prabowo Subianto Menteri Pertahanan dengan 19,17%. Kemudian, di posisi ketiga ada nama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dengan 9,79% responden.

Menanggapi hasil survei tersebut, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Golkar Maman Abdurahman menilai situasi pandemi mempengaruhi penilaian publik terhadap pemilihan figur yang akan menjadi calon pemimpin di 2024. Dia merujuk kiprah Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang juga Menko Perekonomian, menangani COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

“Publik pasti melihat siapa menteri yang benar-benar serius dan konsisten dalam mengatasi pandemi COVID-19, serta upaya pemulihan ekonomi nasional. Ketua Umum kami memiliki komitmen kuat untuk fokus bekerja mendorong pemulihan ekonomi. Dan hal itu telah juga menjadi komitmen dari Partai Golkar dari pusat sampai daerah,” ujar Maman yang juga anggota DPR RI ini dalam keterangannya, Senin (24/5/2021).

Strategi Partai Golkar ini, menurut Maman, berjalan dengan baik merujuk hasil survei ARSC. Itu dapat dilihat dari alasan pemilih dalam memilih Capres 2024, yakni faktor kinerja dan pengalaman kepemimpinan yang kuat. Airlangga Hartarto mencerminkan hal tersebut.

"Ini memang sejalan dengan strategi kita di internal partai, percuma kalau terlalu kencang di awal nanti akan digebukin orang atau sifatnya fluktuasi sementara seperti yang akan terjadi dengan partai lain. Toh, hari ini pilpres masih kurang lebih tiga tahun lagi. Kuncinya adalah konsistensi kekuatan partai politik yang teruji."

"Partai Golkar memiliki kepemimpinan, pengalaman, tradisi kemenangan, hal itu bisa dilihat dari hasil Pilkada beberapa saat lalu, serta kerja politik yang strategis dan mengakar, visi membangun, baik secara institusi maupun individu-individu kader," sambung Maman.

Maman menambahkan pada waktunya nanti Partai Golkar akan memperkuat langkah. Namun fokus hari ini adalah membantu negara untuk menangani pandemi dan memulihkan ekonomi nasional.

“Ketum kami belum mau banyak bicara pencapresan. Artinya prioritas beliau bagaimana menyelamatkan ekonomi secara nasional sebagaimana amanah dan komitmen yang dipercayakan oleh Presiden Joko Widodo. Capres tidak dapat hanya dilihat dari elektabilitas dan popularitas. Rekam jejak dan kompetensi untuk menyelesaikan persoalan bangsa hari ini menjadi penting di mata rakyat,” tegas Maman. Baca juga: Ketokohan Sandiaga, Prabowo dan Airlangga Menguat Dinilai Masuk Akal

Adapun survei ARSC yang bertema “Sumber Kepemimpinan Nasional: Menuju 2024” ini dilakukan pada akhir April dan awal Mei 2021 dengan 1.200 reponden dari perwakilan 34 provinsi di Indonesia. Metode survei yang dilakukan adalah multistage random sampling, dengan margin of error lebih kurang 2,9% dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Viral Lagu MBG Mas Bahlil...
Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Adi Prayitno: Suka Tidak Suka, Ini Menguntungkan Golkar
Golkar Sebut Pemilu...
Golkar Sebut Pemilu 2029 Bisa Gunakan Sistem e-Voting asal Prasyarat Ini Dipenuhi
Dorongan Daerah Menguat,...
Dorongan Daerah Menguat, La Ode Jadi Calon Pertama yang Daftar Caketum Kosgoro 1957
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
Airlangga Kunjungi Belarus,...
Airlangga Kunjungi Belarus, Bidik Kerja Sama Teknologi Modern Alat Pertanian
Fahd Arafiq Restui Tajudin...
Fahd Arafiq Restui Tajudin Tabri Pimpin Golkar Depok, Target 11 Kursi
Rekomendasi
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Berita Terkini
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved