Mathlaul Anwar Tolak Penjajahan Zionis Israel Atas Tanah Palestina
Minggu, 23 Mei 2021 - 20:53 WIB
loading...
Organisasi Islam Mathlaul Anwar (PB MA) menolak penjajahan zionis Israel atas tanah Palestina. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Organisasi Islam Mathlaul Anwar (PB MA) menolak penjajahan zionis Israel atas tanah Palestina. Konflik bersenjata yang sudah berlangsung lama antara kedua negara ini telah menelan banyak korban nyawa khususnya warga sipil.
Baca juga: Aksi Bela Palestina, Ribuan Orang Penuhi Jalanan Kota-kota di Prancis
Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PB MA) KH Embay Mulya Syarief berujar, apa yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina tidak sesuai dengan konstitusi negara, yaitu UUD 45. Di mana pada mukadimahnya tegas menolak penjajahan dan kemerdekaan adalah hak segala bangsa.
Baca juga: Habis-Habisan Bela Palestina, Aplikasi Al-Quran Milik UAH Dihapus Google
"Penjajahan di muka bumi tak boleh ada. Palestina merupakan negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Itu sudah sesuai dengan amanat UU. Membantu palestina itu sudah merupakan kesepakatan," kata Ustad Embay Mulya usai acara Pelantikan PB Pelajar Islam Indonesia (PII) periode 2021-2023 di Hotel Santika Premier Hayam Wuruk, Jakarta, Minggu (23/5/2021).
Dalam pandangannya, tidak ada pro-kontra yang terjadi di Indonesia dalam menyikapi koflik yang terjadi di Palestina. Baca juga: Ratusan Jurnalis Terluka Selama Serangan Israel ke Palestina
"Allah memberikan kita fasilitas 1/3 malam. Berjuta orang muslim Indonesia bangun dan dirikan sholat tahajud. Setiap waktu baca qunut nazilah untuk Palestina. Jadi enggak perlu demo-demo. Aksinya tengah malam aja di waktu 1/3 malam. Itu lebih terhormat," terang Embay.
Baca juga: Aksi Bela Palestina, Ribuan Orang Penuhi Jalanan Kota-kota di Prancis
Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PB MA) KH Embay Mulya Syarief berujar, apa yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina tidak sesuai dengan konstitusi negara, yaitu UUD 45. Di mana pada mukadimahnya tegas menolak penjajahan dan kemerdekaan adalah hak segala bangsa.
Baca juga: Habis-Habisan Bela Palestina, Aplikasi Al-Quran Milik UAH Dihapus Google
"Penjajahan di muka bumi tak boleh ada. Palestina merupakan negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Itu sudah sesuai dengan amanat UU. Membantu palestina itu sudah merupakan kesepakatan," kata Ustad Embay Mulya usai acara Pelantikan PB Pelajar Islam Indonesia (PII) periode 2021-2023 di Hotel Santika Premier Hayam Wuruk, Jakarta, Minggu (23/5/2021).
Dalam pandangannya, tidak ada pro-kontra yang terjadi di Indonesia dalam menyikapi koflik yang terjadi di Palestina. Baca juga: Ratusan Jurnalis Terluka Selama Serangan Israel ke Palestina
"Allah memberikan kita fasilitas 1/3 malam. Berjuta orang muslim Indonesia bangun dan dirikan sholat tahajud. Setiap waktu baca qunut nazilah untuk Palestina. Jadi enggak perlu demo-demo. Aksinya tengah malam aja di waktu 1/3 malam. Itu lebih terhormat," terang Embay.
Lihat Juga :