Bima Arya: Saya Yakin Pak Jokowi Itu Orang Baik

Minggu, 16 Mei 2021 - 07:23 WIB
loading...
Bima Arya: Saya Yakin...
Bima Arya Sugiarto. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Keputusan politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya Sugiarto mendukung Joko Widodo ( Jokowi ) pada Pilpres 2019 diungkit, kali ini oleh politikus Partai Demokrat Dede Yusuf. Kepada Dede Yusuf, Bima mengungkapkan alasannya mendukung Jokowi, beda dengan sikap resmi PAN.

Menurut Bima, dirinya kenal Jokowi sejak yang bersangkutan masih menjadi wali kota Solo. Bima Arya kala itu datang ke Solo dan mengutarakan keinginannya menjadi wali kota, sehingga harus belajar pada Jokowi. "Saya belajar pada Pak Jokowi, ngobrol panjang berjam-jam di kantor beliau di Solo," kata Bima dikutip SINDOnews, Minggu (16/5/2021), dari tayangan video berjudul BIMA ARYA PART II : JANGAN AMBISIUS PINDAH IBUKOTA | MOVE ON BARENG DEDE YUSUF di Channel YouTube Dede Yusuf.

Wali Kota Bogor itu mengatakan, sejak dulu sudah ada hubungan antara dirinya dengan Jokowi. "Dan saya yakin Pak Jokowi itu orang baik. Bukan yang lain jahat, tapi Pak Jokowi saya lihat orang baik."

Baca juga: Bima Arya dkk Keluhkan OSS Picu Kemunduran di Daerah, Ini Respon Menteri Bahlil

Selain itu, kata Bima, dirinya adalah salah satu pendiri PAN di Bandung. "Menurut saya, kalau berbicara tentang platform partai, yang paling pas adalah Pak Jokowi. PAN yang yang nasionalis, PAN yang di tengah, PAN yang pluralis, PAN yang tidak militeristik, PAN yang tidak menggunakan isu-isu agama, ya itu, jatuhnya pilihan saya kalau berdasarkan platform partai justru harusnya ke situ," ujarnya.

Bima menambahkan, dinamika dalam PAN juga sempat mengarah ke Jokowi. Namun, akhirnya PAN berada dalam barisan pendukung Prabowo Subianto. Ketika disinggung Dede Yusuf dirinya membentuk relawan sendiri untuk mendukung Jokowi, Bima mengiyakan.

Baca juga: Bima Arya Larang Warga Luar Daerah Kunjungi Tempat Wisata di Kota Bogor

"Ya, kita bekerja sendiri. Dan saya pamit sama ketua umum saya. Saya percaya bahwa semua perlu dikomunikasikan. Saya pamit, saya izin, 'Bang, saya berbeda pendapat'," kata Bima.

Menurut Bima, pertanyaan ketua umum PAN kala itu simpel. "Kamu dipaksa enggak," kata Bima menirukan ucapan ketum PAN Zulkifli Hasan. Bima pun menjawab "Enggak". Setelah itu, dia dipersilakan menjalankan pilihan politiknya tersebut. "Yang hebat siapa? Ketum," kata Bima.

Bima kala itu sempat pasrah apa pun tindakan yang akan diambil Ketum PAN lantaran pilihan politiknya tersebut. Namun, Bima tak dipecat. Dia tetap masuk kepengurusan PAN hasil Kongres V Kendari 2020.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
Relawan Jokowi Sebut...
Relawan Jokowi Sebut Tudingan Roy Suryo Cs Soal Ijazah Jokowi Menguras Energi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Jokowi Buka Suara! Soal...
Jokowi Buka Suara! Soal Kasus Laptop Nadiem: Semua Kebijakan dari Presiden
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Segera Disidang, Roy Suryo: Kayaknya Ini Didorong Termul yang Ngamuk
Rekomendasi
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved