Jangan Sampai Korban Jatuh Lagi, Pemerintah Harus Tegas Berantas KKB
Senin, 26 April 2021 - 14:13 WIB
loading...
Kabinda Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya yang gugur saat terjadi kontak tembak dengan KKB di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua beberapa minggu terakhir ini terus melakukan aksi kriminal yang membuat resah warga Papua. Sebelumnya mereka melakukan penembakan terhadap dua orang guru hingga tewas dan tiga sekolah dibakar. Beberapa prajurit TNI juga terbunuh oleh mereka.
Baca juga: Kabinda Papua Gugur, Ketua MPR Minta TNI-Polri Turunkan Kekuatan Penuh Tumpas KKB
Hari ini, Minggu (25/04/2020) mereka kembali melakukan aksinya dengan menembak Kabinda Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya yang dikabarkan meninggal. Indonesian Youth Leaders for Change (IYLC) Institute ikut menanggapi rentetan peristiwa tersebut.
Baca juga: Kabinda Papua Gugur, Jokowi Perintahkan Panglima TNI-Kapolri Tangkap Seluruh Anggota KKB
"Ini merupakan aksi kriminal yang kesekian kalinya yang dilakukan oleh KKB di Papua. Tentu ini sangat meresahkan dan mengkhawatirkan, bukan hanya masyarakat Papua, tapi seluruh bangsa Indonesia. Kelompok ini terus membangun ketakutan pada warga, khususnya di Papua," ujar Chief Executife IYLC Institute Muhammad Syarif Hidayatullah, Senin (26/4/2021).
Baca juga: Kabinda Papua Gugur, Ketua MPR Minta TNI-Polri Turunkan Kekuatan Penuh Tumpas KKB
Hari ini, Minggu (25/04/2020) mereka kembali melakukan aksinya dengan menembak Kabinda Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya yang dikabarkan meninggal. Indonesian Youth Leaders for Change (IYLC) Institute ikut menanggapi rentetan peristiwa tersebut.
Baca juga: Kabinda Papua Gugur, Jokowi Perintahkan Panglima TNI-Kapolri Tangkap Seluruh Anggota KKB
"Ini merupakan aksi kriminal yang kesekian kalinya yang dilakukan oleh KKB di Papua. Tentu ini sangat meresahkan dan mengkhawatirkan, bukan hanya masyarakat Papua, tapi seluruh bangsa Indonesia. Kelompok ini terus membangun ketakutan pada warga, khususnya di Papua," ujar Chief Executife IYLC Institute Muhammad Syarif Hidayatullah, Senin (26/4/2021).
Lihat Juga :