Soal Azis Syamsuddin, Golkar: Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah
Sabtu, 24 April 2021 - 17:19 WIB
loading...
Terkait dengan dugaan keterlibatan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin dalam perkara suap, publik diharapkan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Terkait dengan dugaan keterlibatan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin dalam perkara suap yang menjerat Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial, publik diharapkan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.
Baca juga: Begini Peran Azis Syamsuddin di Kasus Penyuapan Penyidik KPK
Wakil Ketua DPD Golkar Jambi Supardiono mengatakan, derasnya informasi yang kemudian terkesan menghakimi Azis Syamsuddin terkait perkara yang menjerat Walikota Tanjungbalai, Sumatera Utara itu merugikan citra partai Golkar.
Dijelaskan Dion, saat ini Partai Golkar tengah fokus melakukan konsolidasi untuk menyambur Pemilihan Umum (Pmeilu) tahun 2024 mendatang. Politikus muda yang karib disapa Dion ini, meminta publik mempercayakan proses hukum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Baca juga: KPK Didesak Terbitkan Perintah Penyelidikan Dalami Dugaan Keterlibatan Azis Syamsuddin
"Publik harus jernih bahwa dalam setiap perkara hukum ada asas praduga tak bersalah. Maka menempatkan masalah pada rel hukum adalah pilihan yang tepat," demikian kata Dion, Sabtu (24/4/2021).
Dion juga meminta masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan peristiwa hukum yang sangat rentan menjadi komoditas politik.
Di tengah situasi bangsa yang serba sulit ini, Wasekjen DPP AMPI ini mengajak masyarakat lebih fokus pada bagaimana bangkit dari dampak yang diakibatkan dari pandemi Covid-19.
"Kita sangat khawatir jika kemudian masyarakat seperti menghakimi, menggantikan peran para penegak hukum. Saya imbau masyarakat percakan ke Penegak hukum dan fokus bangkit atas masalah akibat pandemi," tandas Dion.
Baca juga: Begini Peran Azis Syamsuddin di Kasus Penyuapan Penyidik KPK
Wakil Ketua DPD Golkar Jambi Supardiono mengatakan, derasnya informasi yang kemudian terkesan menghakimi Azis Syamsuddin terkait perkara yang menjerat Walikota Tanjungbalai, Sumatera Utara itu merugikan citra partai Golkar.
Dijelaskan Dion, saat ini Partai Golkar tengah fokus melakukan konsolidasi untuk menyambur Pemilihan Umum (Pmeilu) tahun 2024 mendatang. Politikus muda yang karib disapa Dion ini, meminta publik mempercayakan proses hukum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Baca juga: KPK Didesak Terbitkan Perintah Penyelidikan Dalami Dugaan Keterlibatan Azis Syamsuddin
"Publik harus jernih bahwa dalam setiap perkara hukum ada asas praduga tak bersalah. Maka menempatkan masalah pada rel hukum adalah pilihan yang tepat," demikian kata Dion, Sabtu (24/4/2021).
Dion juga meminta masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan peristiwa hukum yang sangat rentan menjadi komoditas politik.
Di tengah situasi bangsa yang serba sulit ini, Wasekjen DPP AMPI ini mengajak masyarakat lebih fokus pada bagaimana bangkit dari dampak yang diakibatkan dari pandemi Covid-19.
"Kita sangat khawatir jika kemudian masyarakat seperti menghakimi, menggantikan peran para penegak hukum. Saya imbau masyarakat percakan ke Penegak hukum dan fokus bangkit atas masalah akibat pandemi," tandas Dion.
(maf)
Lihat Juga :