Kasus Penganiayaan Perawat, DPR Minta Pelaku Diproses Hukum

Sabtu, 17 April 2021 - 14:28 WIB
loading...
Kasus Penganiayaan Perawat,...
Kasus kekerasan yang menimpa seorang perawat di RS Siloam, Palembang pada Kamis (15/4/2021) menjadi suatu hal sangat serius bahkan perhatian besar publik. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kasus kekerasan yang menimpa seorang perawat di Rumah Sakit Siloam, Palembang pada Kamis (15/4/2021) menjadi suatu hal yang sangat serius bahkan perhatian besar publik saat ini.

Baca juga: PPNI Kecam Keras Penganiayaan Perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang

Wakil Ketua Komisi IX DPR Emanuel Melkiades Laka Lena, atau Melki Laka Lena mengatakan terkait kekerasan terhadap perawat RS di Palembang, dirinya sangat menyesalkan hal ini terjadi.

"Sebagai pimpinan komisi lX dan secara pribadi kami bersimpati dgn korban dan menyesalkan peristiwa kekerasan yg terjadi pada tenaga kesehatan," Kata Melki saat dihubungi, Sabtu (18/4/2021).

Baca juga: Polisi Tetapkan Pelaku Penganiayaan Perawat RS Siloam Sriwijaya Jadi Tersangka

Melkipun berharap kepada aparat hukum dalam hal ini Kepolisian untuk memproses hukum pelaku penganiayaan sesuai ketentuan dan fakta yg terjadi.

"Pelaku harus diproses hukum dan kami juga meminta kepada masyarakat untuk lebih menghargai kerja tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dlm penanganan covid dan berbagai penyakit lainnya," terangnya.

Dengan adanya kasus tersebut, anggota fraksi Partai Golongan Karya ini meminta kepada seluruh tenaga kesehatan untuk menjalin komunikasi yang baik kepada pasien

"Kami juga mendorong pada tenaga kesehatan untuk berkomunikasi demgan baik dengan pasien dan keluarganya dalam menjalankan tugasnya di lapangan," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Kasus Penyiram Andrie...
Kasus Penyiram Andrie Yunus, 4 Tersangka Dijerat Pasal Berlapis Penganiayaan Berencana
Cegah Kekerasan, Kurniasih...
Cegah Kekerasan, Kurniasih Dorong Aktivasi Satgas PPKS di Kampus
Polemik Anggaran MBG...
Polemik Anggaran MBG Kental Nuansa Politik, Pengamat Kebijakan Publik: Secara Prosedural Sudah Disepakati DPR
Berkas Perkara Oknum...
Berkas Perkara Oknum Brimob Aniaya Pelajar hingga Tewas Dilimpahkan ke Kejari Tual
Oknum Brimob Aniaya...
Oknum Brimob Aniaya hingga Tewas Siswa MTs Harus Diusut Tuntas, Sahroni: Evaluasi Nasional!
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
Rekomendasi
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved