Elektabilitas Meroket, Survei: Airlangga, Tokoh Parpol yang Punya Tiket dan Paling Cocok Jadi Presiden 2024!

Selasa, 13 April 2021 - 10:02 WIB
loading...
Elektabilitas Meroket,...
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Foto/Dok MPI
A A A
JAKARTA - Popularitas dan elektabilitas Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar mulai terkerek. Terbukti dari hasil survei Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) menyebutkan, Airlangga memiliki elektabilitas tertinggi sebagai tokoh partai politik yang cocok menjadi presiden di Indonesia pada tahun 2024.

Tingkat elektabilitas Airlangga dalam survei KedaiKOPI tersebut mencapai angka 17,6 persen. Ia jauh meninggalkan beberapa tokoh partai politik lainnya yang layak atau dianggap sebagai calon presiden di Pilpres tahun 2024.

"Dalam elektabilitas tokoh parpol di sini Ketum Golkar Airlangga Hartarto 17,6 persen," kata Direktur Eksekutif Lembaga Survei KedaiKOPI Kunto Adi Wibowo dalam diskusi virtual, Senin (12/4/2021).

Baca juga: Airlangga Tegaskan Indonesia Tak Bergantung Pada Satu Vaksin

Dalam survei itu, responden diberikan pertanyaan dari tokoh partai politik berikut ini siapa yang menurut Anda berpotensi terpilih menjadi presiden di 2024. Airlangga Hartarto adalah tokoh parpol yang hingga kini sudah secara resmi memiliki dukungan dari partai politik. Dalam Rapimnas lalu, Partai Golkar sudah menyatakan secara bulat mendukung pencalonan Airlangga sebagai calon presiden. Ini berbeda dengan tokoh-tokoh lain yang hingga kini belum secara resmi didukung oleh partainya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Airlangga Bertolak ke...
Airlangga Bertolak ke Shanghai Tanda Tangani Pendirian WAICO
Sekjen Demokrat Buka...
Sekjen Demokrat Buka Suara soal Isu Capres Minimal Diusung 3 Partai: Belum Pernah Dibahas
Boni Hargens: Transformasi...
Boni Hargens: Transformasi Polri Harus Dinilai Secara Komprehensif, Bukan dari Satu Indeks
Golkar: Capres-Cawapres...
Golkar: Capres-Cawapres Jangan Terlalu Sedikit dan Jangan juga Terlalu Banyak
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Rekomendasi
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
Berita Terkini
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Infografis
Perbedaan Amnesti dan...
Perbedaan Amnesti dan Abolisi, Ini Tokoh yang Pernah Mendapatkannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved