Gus Abe Imbau Kader PMII Berdiaspora ke Berbagai Sektor Strategis

Sabtu, 03 April 2021 - 19:59 WIB
loading...
Gus Abe Imbau Kader...
Ketua Umum PB PMII Muhammad Abdullah Syukri atau kerap disapa Gus Abe mengimbau kepada seluruh kader PMII untuk berdiaspora ke sektor-sektor strategis. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Indonesia diperkirakan akan mengalami bonus demografi atau tingginya jumlah penduduk usia produktif pada 2030. Hal itu menjadi tantangan bagi sejumlah pihak termasuk organisasi kepemudaan. Tanpa adanya upaya luar biasa untuk menyiapkan sumber daya manusia yang handal, situasi itu bisa membawa Indonesia mengalami bencana demografi.

Hal itu terungkap dalam diskusi bertajuk “Gerakan Pemikiran PMII Menuju Indonesia Maju 2045” yang diselenggarakan TV9 Nusantara pada Sabtu, (3/4 2021). Diskusi tersebut melibatkan sejumlah tokoh antara lain Rektor UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Maftukhin, Ketua Umum PB PMII 2021-2023 Muhammad Abdullah Syukri dan Ketua PW IKAPMII Jawa Timur H. Amin Said Husni. Baca juga: Temui Ketum PBNU, Gus Abe: PMII Siap Perjuangkan Islam Moderat dan Aswaja di Kampus

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada 2030, mayoritas warga Indonesia berada pada usia produktif. Upaya untuk menghadapi tantangan bonus demografi adalah mempersiapkan generasi muda untuk tetap produktif dan selalu menghasilkan karya yang berkontribusi terhadap pembangunan bangsa. Baca juga: Gus Abe Terpilih Jadi Ketua PB PMII 2021-2023

Ketua Umum PB PMII Muhammad Abdullah Syukri atau kerap disapa Gus Abe mengungkapkan bonus demografi ibarat dua sisi mata uang. Sisi pertama, jika kader PMII dapat kreatif dan inovatif maka bonus demografi akan menghasilkan generasi emas yang berkontribusi membangun bangsa. Sebaliknya, jika kader PMII tak dapat memanfaatkan teknologi, tak memiliki karya dan bahkan tidak produktif, maka fenomena bonus demografi akan menjadi bencana demografi.

Gus Abe menyoroti adanya gap antara lulusan dari berbagai lembaga pendidikan dan kebutuhan industri. Ia berharap lembaga pendidikan juga dapat melihat bagaimana pemetaan industri saat ini sehingga lulusan dan kebutuhan industri dapat link and match. “PMII juga akan mendorong pengembangan ekonomi kreatif,” ungkapnya.

Pemikiran PMII harus dapat berdiaspora ke berbagai macam sektor. Di setiap sektor tersebut mereka akan memperkuat dakwah-dakwah Aswaja dan membumikan Islam Rahmatan Lil Alamin. “Kita harus mempersiapkan generasi muda Islam Indonesia yang memegang teguh Islam Ahlusunnah Wal Jamaah dan di sisi lain mereka adalah intelektual muda, ekonom-ekonom muda, dokter-dokter muda, arsitek-arsitek muda yang professional di bidangnya masing-masing. Mereka bisa berdakwah Aswaja dengan caranya masing-masing, dijalannya masing-masing. Ini akan menjadi hal yang menarik daripada kita harus berdakwah Aswaja dari satu mimbar ke mimbar yang lain” tambah Gus Abe.

Sudah saatnya PMII dan alumninya tidak hanya tampil pada sektor-sektor tertentu saja, melainkan mulai berdiaspora ke berbagai macam sektor strategis lainnya. “Muktamar pemikiran dosen PMII ini memotivasi kami kader aktif untuk terus produktif. Para senior membuktikan bahwa PMII beserta alumninya memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan bangsa.” tutup Gus Abe.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Mengubah Ledakan Populasi...
Mengubah Ledakan Populasi Lansia Indonesia Menjadi Kekuatan Emas: Menjemput Bonus Demografi Kedua
Mengurai Paradoks Indonesia:...
Mengurai Paradoks Indonesia: Investasi, Pekerjaan, dan Jalan Bonus Demografi
Hadapi Bonus Demografi,...
Hadapi Bonus Demografi, BIN Dorong Generasi Muda Berani Berinovasi
Sesmendukbangga Dorong...
Sesmendukbangga Dorong Daerah Serius Memanfaatkan Bonus Demografi
Olimpiade dan Lomba...
Olimpiade dan Lomba PAI 2025 Ditutup, Sekjen Kemenag Dorong Penguatan Kurikulum Cinta
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan Didorong Lewat Pelatihan Guru dan Kampus Berdampak Nyata
UP Cetak 1.465 Lulusan...
UP Cetak 1.465 Lulusan Berintegritas, Siap Jadi Pilar Utama Indonesia Emas
Rekomendasi
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Refly Harun: Kami Berharap Penahanan Ini Ditangguhkan!
Babak Baru Ijazah Jokowi,...
Babak Baru Ijazah Jokowi, Kala Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Segera Disidang?
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo dan Dr. Tifa oleh Polda Metro, Refly: Tidak Ada Tanda-tanda
Ditangkap Polda Metro...
Ditangkap Polda Metro Jaya, Dokter Tifa: Tepat saat Saya Menghadap Ujian S3
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya di Jakarta
KPK Telusuri Pembelian...
KPK Telusuri Pembelian Aset Fadia Arafiq saat Jabat Bupati Pekalongan
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved