Bangkit dari Pandemi, PKB Luncurkan Aksi Melayani Indonesia

Minggu, 28 Maret 2021 - 17:38 WIB
loading...
Bangkit dari Pandemi,...
Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar (kiri) didampingi Ketua DPW PKB Jabar Syaiful Huda memasuki arena peluncuran Aksi Melayani Indonesia di Bandung, Minggu (28/3/2021)
A A A
BANDUNG – Pandemi Covid-19 telah banyak memunculkan dampak negatif bagi semua sektor kehidupan di tanah air. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meluncurkan Aksi Melayani Indonesia (AMI) untuk mempercepat proses kebangkitan bangsa baik di sektor sosial, ekonomi, dan budaya.

“Saya sepakat dengan pandangan jika kondisi sulit masa pandemic harus menjadi momentum kita dalam melakukan berbagai perubahan. Masa sulit ini dialami oleh semua bangsa di dunia mengubah tatanan global sehingga saat ini semua negara sama-sama di titik nol. Maka siapa yang paling cepat dalam melakukan perubahan maka dialah yang akan jadi pemenang di masa depan,” ujar Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar dalam acara Launching Aksi Melayani Indonesia Road To 2024 di Bandung, Minggu (28/3/2021).

Gus Ami-panggilan akrab Abdul Muhaimin Iskandar-menjelaskan perubahan di Indonesia saat ini memang harus segera dilakukan. Perubahan itu meliputi cara pandang dan arah pembangunan hingga tata kelola pemerintahan. “Demokrasi yang kita perjuangkan sejak 98’ merupakan upaya untuk menyelaraskan keinginan rakyat dengan kebijakan pemerintah. Begitu simple. Tapi hal itu sulit terwujud karena dibutuhkan komitmen besar bagi para pemimpin untuk mewujudkannya,” katanya.

Dia menegaskan jika PKB sebagai partai politik mempunyai peluang besar dalam memimpin perubahan di tanah air. PKB mempunyai modal lengkap mulai dari idelogi, perangkat nilai, sumber daya manusia, hingga pengalaman melewati pahit getirnya sejarah perjuangan. “Berbagai modal tersebut mungkin juga dimiliki oleh kekuatan politik lain. Namun saya yakin kita punya nilai lebih yakni konsistensi dalam merealisasikan modal-modal tersebut di lapangan,” katanya.

Gus Ami mengatakan konsistensi tersebut bisa terjadi karena PKB dalam melakukan perubahan tidak hanya didorong oleh realitas sosial semata tetapi juga bersumber pada kaidah-kaidah fiqh. Dengan demikian keyakinan dalam merealisasikan perubahan merupakan bagian dari upaya menerapkan nilai-nilai agama. Hal ini tentunya memberikan daya dorong lebih dibandingkan jika hanya mendasarkan pada motivasi kepentingan politik sesaat. “Kita meyakini gerakan Islam ahlus sunah wal jamaah yang telah disistimatisasikan oleh Syaikhona Cholil akan selalu menjadi insipirasi dalam upaya melakukan perubahan untuk menciptakan kehidupan lebih baik di Indonesia,” tegasnya. (Baca Juga :Dukungan Syaikhona Kholil Jadi Pahlawan Nasional Terus Mengalir)

Dalam kesempatan itu Gus Ami memberikan apresiasi atas kinerja DPW PKB Jawa Barat yang konsisten dalam melakukan perubahan, melakukan inovasi, dan peningkatan sumber daya kader-kader partai. Menurutnya inovasi dan pembaharuan langkah itu, menjadi modal besar dalam meraih kemenangan pada Pemilu 2004. “Jawa Barat merupakan barometer. Jika PKB Jawa Barat menang, maka bisa dipastikan PKB di tingkat nasional juga akan menang,” katanya.

Sementara itu Ketua DPW PKB Jawa Barat Syaiful Huda menyatakan jika dalam masa tiga tahun menjelang Pemilu 2024 pihaknya terus melakukan konsolidasi untuk memenangkan hati rakyat. PKB Jawa Barat akan terus menegaskan politik kehadiran dengan terus memberikan aksi nyata dalam melayani masyarakat. “Kami terus melakukan konsilidasi dengan merekrut 500.000 kader inti dan memastikan alur kinerja struktur partai dari tingkat wilayah hingga anak ranting di tingkat RT di seluruh Jawa Barat,” katanya.

Huda mengatakan PKB Jawa Barat menargetkan akan mendapatkan 4 juta suara dalam Pemilu 2024. Target tersebut diterjemahkan dalam rencana strategis dan rencana kerja yang harus dilakukan oleh struktur partai di semua tingkatan. PKB Jawa Barat juga terus membangun solidaritas dan kesukarelawanan dengan melakukan pendampingan dan advokasi terhadap berbagai persoalan masyarakat di akar rumput. “Kami meminta semua anggota PKB Jabar melakukan tarekatan politik dengan terjun langsung mendampingi masyarakat yang saat ini menghadapi beban berat sebagai dampak pandemi,” pungkasnya.
(war)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cak Imin: PKB Punya...
Cak Imin: PKB Punya Tanggung Jawab Moral Memikirkan Masa Depan NU
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Penyebab Kecelakaan...
Penyebab Kecelakaan Mobil yang Ditumpangi Anggota DPR dari PKB Gus Hilman, Sopir Diduga Mengantuk
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Merayap Naik ke 5.936, Transaksi Awal Cetak Rp629 M
Sekolah Alam Arus Kualan...
Sekolah Alam Arus Kualan Kalbar Bukti Pendidikan Berkualitas Tak Bergantung Fasilitas
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Berita Terkini
Daftar 13 Lokasi yang...
Daftar 13 Lokasi yang Digeledah Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara dan Asabri
Polri Geledah 13 Lokasi...
Polri Geledah 13 Lokasi Dugaan Korupsi Batu Bara, Istana: Kita Hormati Proses Hukum
Sambut Harlah ke-28,...
Sambut Harlah ke-28, PKB Fasilitasi Beasiswa Jejak Nusantara untuk Siswa Arus Kualan
Menlu dan Ketua MPR...
Menlu dan Ketua MPR Bawa Delegasi PBNU-Muhammadiyah ke Pemakaman Ali Khamenei
Tolak Perang Tarif Pajak,...
Tolak Perang Tarif Pajak, IKPI Usulkan Ini saat RDPU dengan DPR
OTT Bupati Sukoharjo,...
OTT Bupati Sukoharjo, KPK Tangkap Empat Orang Lain Terkait Kasus Pemerasan
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved