Rizal Ramli: SBY Saking Sayang Anak, Demokrat Jadi Partai Keluarga

Selasa, 23 Maret 2021 - 15:10 WIB
loading...
Rizal Ramli: SBY Saking...
Rizal Ramli mengaku kecewa dengan SBY karena melihat Partai Demokrat menjadi partai keluarga. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengaku kecewa dengan Presiden RI ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ). Sebab, Rizal Ramli melihat Partai Demokrat kini menjadi partai keluarga.

"Saya agak kecewa dengan SBY, karena SBY kan terdidik, ngerti prinsip-prinsip demokrasi, kok bisa segitunya saking sayang anaknya makin lama jadi partai keluarga," kata Rizal Ramli dalam perbincangannya dengan Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun di kanal YouTube Refly Harun bertajuk "Live!! 3,5 Tahun Saya Ditawari Jadi Ketum Demokrat! #Dicecar With Rizal Ramli".

Rizal Ramli mengaku dirinya sangat tidak feodal. "Karena saya tidak percaya bangsa yang feodal itu bisa maju, sama dengan Bung Karno, enggak percaya kalau bangsa ini feodal bisa maju. Sayangnya kita terlalu fokus dengan demokrasi eksternal, antara institusi negara, tapi kita lupa membenahi demokrasi internal," kata Rizal Ramli.

Baca juga: Pesan Rizal Ramli ke SBY: Ubah Dong Supaya Tidak Jadi Partai Keluarga

Menurut dia, percuma punya sistem yang demokratis, tetapi partai-partainya feodal, tidak demokratis secara internal. "Jadi kayak perusahaan keluarga, akhirnya mereka tidak memperjuangkan kepentingan rakyat dan bangsanya, nah ini berlaku tidak hanya pada Partai Demokrat, berlaku juga mohon maaf PDIP, Mba Mega, berlaku dengan lain-lainnya juga, Gerindra, dengan NasDem," katanya.

Maka itu, Rizal Ramli ingin partai politik di Indonesia dibiayai sepenuhnya oleh negara. Sistem itu, kata dia, mengadopsi negara lain di antaranya di Eropa atau Skandinavia. "Tidak dibiayai bandar, cukong, sehingga dia terpilih, dia mengabdi pada rakyat, seperti di Eropa, Australia, New Zealand dan Skandinavia," kata Rizal Ramli yang juga mantan Menteri Koordinator Perekonomian dan Industri era Presiden Keempat RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur itu.

Rizal Ramli menilai kesejahteraan rakyat di negara-negara itu seperti Eropa, Australia, New Zealand dan Skandinavia itu lebih bagus. "Keadilan sosial dan sistem jaminan sosial, rakyatnya lebih bagus dibandingkan negara sistem bandar ala Amerika, partai politiknya," imbuhnya.

Baca juga: Rizal Ramli Mengaku Ditawari Jadi Ketum Demokrat tapi Menolak, Kenapa?


(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
Demokrat Serahkan Urusan...
Demokrat Serahkan Urusan Reshuffle Kabinet ke Presiden: Supaya Bisa Bekerja dengan Nyaman
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Sambil Melukis di Magelang,...
Sambil Melukis di Magelang, SBY Menyoroti Kejatuhan Pasar Modal dan Kurs Rupiah
Partai Demokrat Ancam...
Partai Demokrat Ancam Gugat Trump Terkait Perang Iran
Rekomendasi
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved