Megawati Ingin Tanaman Pendamping Diperkuat Agar Menteri Tak Ngotot Impor Beras

Selasa, 23 Maret 2021 - 09:43 WIB
loading...
Megawati Ingin Tanaman...
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri ingin tanaman pendamping diperkuat agar menteri tak ngotot impor beras. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sekjen DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto menyatakan, pemimpin itu satunya kata dan perbuatan. Kalimat bijak sederhana tersebut benar-benar ditunjukkan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Hasto menuturkan, tidak hanya dalam politik, dalam urusan gerakan menanam tanaman pendamping beras pun, Megawati sangat konsisten. "Sejak satu tahun yang lalu, Ibu Mega ternyata telah mengubah menu makanan Beliau dengan mengurangi nasi, dan mengganti dengan jagung pisang, umbi, talas, sukun dan lain-lain. Pagi ini saya melihat sendiri bagaimana menu sarapan Ibu Mega terdiri dari jagung, pisang rebus, dan lumpia dengan isi kombinasi telur dan sayur-sayuran," katanya, Selasa (23/3/2021). Baca juga: PDIP Gelar Aksi Tanam Pohon, Hasto: Ibu Megawati akan Sumbang 3 Pohon Langka

Dalam kesempatan bertemu Megawati, Hasto mengaku melaporkan kegiatan tanam pohon dan bersih-bersih sungai, dan di dalam gerakan menanam itu, oleh aktivis lingkungan, Babeh Idin penerima Kalpataru dalam gerakan penghijauan di Ciliwung, pihaknya diberi kesempatan menanam Porang.

Secara spontan, Presiden Kelima RI itu mengeluarkan stok makanan Jepang berupa beras Shirataki. "Ini beras Shirataki dari Jepang. Sengaja saya minta dibeli karena ini dari Porang. Kamu kirim gambar ini ke Pak Pratik (Mensesneg), dan minta agar UGM, IPB dan perguruan tinggi lainnya melakukan riset untuk membuat produk olahan dari makanan lokal seperti bagaimana mengolah Porang dll," kata Ibu Mega penuh semangat.

Lebih lanjut, kata Hasto, Megawati menantang para peneliti dan juga seluruh lembaga perguruan tinggi untuk melakukan riset di dalam mengolah keanekaragaman makanan nusantara. "Saya selalu berharap para peneliti Indonesia menemukan benih unggul dan sekaligus kemampuan pengembangan teknologi proses untuk makanan nusantara yang luar biasa jenisnya. Bahkan saya mau ikut berikan insentif sebagai daya dorong bagi peneliti Indonesia," kata Hasto mengutip pernyataan Megawati.

Menurut Hasto, apa yang dilakukan oleh Megawati Soekarnoputri dengan gerakan menanam tanaman pendamping beras tidak lain sebagai upaya agar Indonesia tidak perlu impor beras. "Jalan berdikari dalam pangan harus dibangun dengan penuh rasa percaya diri. Di manapun, tugas menteri perdagangan itu menitikberatkan untuk mendorong ekspor. Jadi sangat aneh, di tengah pandemi yang seharusnya menghemat devisa, menteri perdagangan malah terus ngotot kampanye impor beras," ujar politisi asal Yogyakarta.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Berita Terkini
Momen Pelimpahan Roy...
Momen Pelimpahan Roy Suryo ke Kejaksaan, Sempat Adu Mulut Tolak Pakai Baju Tahanan
5.000 Jembatan Gantung...
5.000 Jembatan Gantung Dibangun, Prabowo Ingin Percepat Konektivitas Pelosok
Keluarga Roy Suryo dan...
Keluarga Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Ajukan Penangguhan Penahanan
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Dilimpahkan ke Kejari...
Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Roy Suryo: Allahu Akbar, Terus Semangat!
Keluar dari RS Polri,...
Keluar dari RS Polri, Roy Suryo Kepalkan Tangan, dr tifa Dipegang 2 Polisi
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved