Rapat Dengan Dubes India, Sandiaga Bahas Desa Wisata Berkelanjutan
Rabu, 17 Maret 2021 - 22:05 WIB
loading...
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menggelar pertemuan fisik dengan Duta Besar India untuk Indonesia, Mr Shri Manoj K Bharti. Foto/Tangkapan Layar
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menggelar pertemuan fisik dengan Duta Besar India untuk Indonesia, Mr Shri Manoj K Bharti. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari rapat virtual yang dilakukan keduanya pada 25 Februari lalu.
Baca juga: Demokrat Sedang Panas, SBY Bertemu Dubes Uni Eropa
Pertemuan antara Sandiaga dengan Dubes India untuk Indonesia dilakukan di Pulau Bali, Rabu (17/3/2021). Tepatnya di Desa Jatiluwih, Kabupaten Tabanan. Dalam pertemuan itu Sandiaga memamerkan desa wisata berkelanjutan yang menjadi program unggulan Kemenparekraf dalam memulihkan pariwisata nasional.
Baca juga: Urus Jenazah Emil, Kedubes Jerman Bakal Datangi Polres Tangsel
"Pagi ini sesuai janjinya, beliau hadir langsung di Pulau Bali. Tepatnya di Desa Jatiluwih, Kabupaten Tabanan. Dimana kami sedang kembangkan 177 desa wisata berkelanjutan. Ini merupakan program unggulan Kemenparerkaf untuk mendongkrak sektor pariwisata, memulihkan ekonomi kreatif dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya," kata Sandiaga.
Dalam rapat itu, Sandiaga dan Dubes India untuk Indonesia membahas sejumlah persoalan. Antara lain, rencana pembukaan kembali pariwisata Bali dengan menerapkan konsep Travel Corridor Arrangement atau dikenal dengan Travel Bubble.
Selain itu, keduanya juga membahas penerbangan langsung dari India ke Indonesia, begitu pula rute sebaliknya yang saat ini belum tersedia. Baca juga: Dubes Myanmar di PBB Desak Dunia Perkuat Tekanan pada Junta Militer
"Jika kita melihat angka wisatawan India yang menuju Indonesia terutama Jakarta dan Bali, sangat besar. Di 2019 angkanya mencapai setengah juta. Dengan adanya penerbangan langsung diharapkan akan membawa keuntungan bagi sektor pariwisata kedua negara," ucap pria yang akrab disapa Mas Menteri ini.
Isu tentang adaptasi teknologi dan digital untuk pengembangan pariwisata dan menggeliatkan UMKM sektor ekonomi kreatif juga mengemuka dalam pertemuan tersebut. Sandiaga melihat, teknologi di India sudah cukup mumpuni dan bisa diadaptasi di Indonesia.
"Saya sampaikan bahwa Indonesia saat ini sedang mendorong pemanfaatan teknologi dan digital untuk pengembangan pariwisata dan menggeliatkan UMK sektor ekonomi kreatif. Kami berharap hubungan Indonesia dan India akan semakin kuat demi kemajuan kedua negara yang sudah menjadi sahabat sejak zaman kemerdekaan," tutup Sandiaga.
Baca juga: Demokrat Sedang Panas, SBY Bertemu Dubes Uni Eropa
Pertemuan antara Sandiaga dengan Dubes India untuk Indonesia dilakukan di Pulau Bali, Rabu (17/3/2021). Tepatnya di Desa Jatiluwih, Kabupaten Tabanan. Dalam pertemuan itu Sandiaga memamerkan desa wisata berkelanjutan yang menjadi program unggulan Kemenparekraf dalam memulihkan pariwisata nasional.
Baca juga: Urus Jenazah Emil, Kedubes Jerman Bakal Datangi Polres Tangsel
"Pagi ini sesuai janjinya, beliau hadir langsung di Pulau Bali. Tepatnya di Desa Jatiluwih, Kabupaten Tabanan. Dimana kami sedang kembangkan 177 desa wisata berkelanjutan. Ini merupakan program unggulan Kemenparerkaf untuk mendongkrak sektor pariwisata, memulihkan ekonomi kreatif dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya," kata Sandiaga.
Dalam rapat itu, Sandiaga dan Dubes India untuk Indonesia membahas sejumlah persoalan. Antara lain, rencana pembukaan kembali pariwisata Bali dengan menerapkan konsep Travel Corridor Arrangement atau dikenal dengan Travel Bubble.
Selain itu, keduanya juga membahas penerbangan langsung dari India ke Indonesia, begitu pula rute sebaliknya yang saat ini belum tersedia. Baca juga: Dubes Myanmar di PBB Desak Dunia Perkuat Tekanan pada Junta Militer
"Jika kita melihat angka wisatawan India yang menuju Indonesia terutama Jakarta dan Bali, sangat besar. Di 2019 angkanya mencapai setengah juta. Dengan adanya penerbangan langsung diharapkan akan membawa keuntungan bagi sektor pariwisata kedua negara," ucap pria yang akrab disapa Mas Menteri ini.
Isu tentang adaptasi teknologi dan digital untuk pengembangan pariwisata dan menggeliatkan UMKM sektor ekonomi kreatif juga mengemuka dalam pertemuan tersebut. Sandiaga melihat, teknologi di India sudah cukup mumpuni dan bisa diadaptasi di Indonesia.
"Saya sampaikan bahwa Indonesia saat ini sedang mendorong pemanfaatan teknologi dan digital untuk pengembangan pariwisata dan menggeliatkan UMK sektor ekonomi kreatif. Kami berharap hubungan Indonesia dan India akan semakin kuat demi kemajuan kedua negara yang sudah menjadi sahabat sejak zaman kemerdekaan," tutup Sandiaga.
(maf)
Lihat Juga :